Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Mei 2026 | 13.08 WIB

Mengapa Orang Religius Cenderung Lebih Bahagia? Penelitian Ungkap Satu Faktor Utamanya

ilustrasi Religius (Freepik) - Image

ilustrasi Religius (Freepik)

JawaPos.com - Selama bertahun-tahun, para psikolog menemukan pola yang konsisten dalam berbagai penelitian: orang religius cenderung merasa lebih bahagia dan lebih puas terhadap hidup mereka dibandingkan mereka yang tidak memiliki keyakinan religius. 

Namun, pertanyaan terbesar yang masih terus diperdebatkan adalah mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Sebagian peneliti menduga kebahagiaan itu muncul karena dukungan sosial dari komunitas keagamaan. 

Ada pula yang percaya bahwa agama membantu seseorang memiliki makna hidup lebih kuat, harapan yang lebih besar saat menghadapi masalah, hingga ketenangan batin ketika menjalani tekanan hidup.

Kini, penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Positive Psychology menemukan satu faktor penting yang dianggap paling berpengaruh terhadap hubungan antara religiusitas dan kebahagiaan. 

Faktor tersebut bukan sekadar soal ibadah atau komunitas, melainkan keyakinan bahwa “dunia membutuhkan diri Anda”.

Simak selengkapnya yang dilansir dari PsychologyToday.com pada Sabtu (09/06).

Penelitian Temukan Faktor Utama Kebahagiaan Orang Religius

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Penn Primals Project melibatkan lebih dari 3.000 orang dewasa di Amerika Serikat melalui delapan studi berbeda. 

Para peneliti mencoba memahami hubungan antara religiusitas, kebahagiaan, dan cara seseorang memandang dunia.

Hasilnya menunjukkan bahwa orang religius memang cenderung lebih bahagia

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore