Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Mei 2024 | 04.00 WIB

10 Alasan Utama Mengapa Pasangan Romantis Tetap Gagal dalam Pernikahan, Cermati sebelum Terjadi

Ilustrasi pasangan gagal dalam rumah tangga./Freepik - Image

Ilustrasi pasangan gagal dalam rumah tangga./Freepik

JawaPos.com - Sebagian besar dari orang-orang yang menjalin hubungan, pastinya ingin bertemu dan menetap dengan orang yang tepat dan bertahan lama.

Namun tentu saja, setiap pasangan itu unik. Semakin lama dua orang berbagi hidup bersama, semakin besar kemungkinan faktor kompleks yang terlibat.

Pada saat yang sama, sebagian besar hubungan romantis justru berakhir dengan perpisahan.

Hal ini dikarenakan, ada banyak faktor yang mewakili sebab paling umum di balik hancurnya hubungan.

Melansir penelitian dari psychologytoday.com, berikut adalah penyebab utama mengapa hubungan gagal meskipun terlihat romantis dalam keseharian.

  1. Masalah Kepercayaan

Kurang atau hilangnya kepercayaan adalah salah satu penularan yang paling berbahaya bagi kesuksesan jangka panjang pasangan.

Tanpa kepercayaan, sebuah hubungan akan kehilangan dua jangkar utama untuk sebuah ikatan yang kuat, yaitu keselamatan dan keamanan.

Masalah kepercayaan dapat mencakup faktor-faktor seperti kecemburuan, sikap posesif, kekakuan yang tidak masuk akal atau perselingkuhan.

Kepercayaan juga akan pudar dengan kondisi kurangnya keandalan dan ketergantungan, kurangnya dukungan emosional, kurangnya kecocokan finansial dan kurangnya tujuan yang saling mendukung.

  1. Harapan yang berbeda

Mark Twain pernah berkata dalam salah satu kutipannya, jangan pernah membiarkan seseorang menjadi prioritas Anda, sementara Anda membiarkan diri Anda menjadi pilihannya.

Elemen-elemen yang sering kali menarik dua orang ke arah satu sama lain di awal hubungan adalah ketertarikan fisik, minat yang sama, hingga latar belakang sosial ekonomi.

Seiring berjalannya waktu, ekspektasi pasangan dalam hubungan dapat berubah karena ada rencana hidup masing-masing sebagai “apa yang saya inginkan”, dan bukan “apa yang kita inginkan”.

Apakah pasangan Anda melihat Anda sebagai “Tuan/Nona yang Tepat” atau “Tuan/Nona yang Tepat Saat Ini”?

Dengan kata lain, Anda harus memastikan seberapa serius pasangan Anda ingin menjalin hubungan jangka panjang.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore