
Ilustrasi seorang anak laki-laki yang harus menghadapi orang tua narsistik.
JawaPos.com – Pernahkah Anda merasa terjebak dalam hubungan dengan orang tua yang selalu menyalahkan Anda atas segala hal? Jika ya, mungkin Anda memiliki orang tua narsistik.
Orang tua narsistik adalah individu dengan gangguan kepribadian narsistik (NPD) yang ditandai dengan rasa penting diri yang berlebihan, kebutuhan besar akan kekaguman, dan kurangnya empati terhadap orang lain.
Memiliki orang tua narsistik bisa menjadi pengalaman yang sulit dan melelahkan. orang tua narsistik seringkali mementingkan diri sendiri, manipulatif, dan kurang memiliki empati.
Perilaku orang tua yang narsistik dapat berdampak negatif pada harga diri, kepercayaan diri, dan kesehatan mental Anda. Dilansir dari laman Unmasking The Narcissist, Jumat (12/4), diulas cara memahami orang tua narsistik dan memberikan strategi untuk menghadapinya.
Pahami Perilaku Narsistik Orang Tua
Langkah pertama untuk menghadapi orang tua narsistik adalah memahami perilakunya. orang tua narsistik mungkin menunjukkan beberapa ciri berikut:
- Memiliki rasa egois yang berlebihan
- Kurang memiliki empati terhadap orang lain
- Seringkali iri dengan kesuksesan orang lain
- Arogan dan sombong
- Manipulatif dan suka mengontrol
- Selalu menyalahkan orang lain atas kesalahan mereka
Lindungi Diri Anda Secara Emosional
Menghadapi orang tua narsistik bisa membuat Anda kewalahan secara emosional. Berikut adalah beberapa strategi untuk melindungi diri Anda:
Tetapkan batasan
Batasi kontak dengan orang tua Anda jika perlu. Anda tidak berkewajiban untuk menanggapi setiap panggilan telepon atau permintaan mereka.
Jangan terpancing
Orang tua narsistik mungkin mencoba memancing Anda dengan komentar atau kritik yang kasar. Jangan terpancing untuk berdebat atau membela diri.
Melatih afirmasi positif
Ingatkan diri Anda tentang nilai dan harga diri Anda sendiri. Ucapkan afirmasi positif setiap hari untuk melawan kritik negatif dari orang tua Anda.
Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang suportif
Cari dukungan dari teman, keluarga, atau terapis yang dapat membantu Anda mengatasi situasi ini.
Prioritaskan Kesehatan Mental Anda
Hidup dengan orang tua narsistik dapat berdampak negatif pada kesehatan mental Anda. Penting untuk memprioritaskan kesejahteraan emosional Anda sendiri.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
