Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 April 2024 | 12.40 WIB

Bayi Lebih Baik Tidur Di Ruangan Gelap atau Terang? Simak Penjelasannya

bayi tidur diambil dari freepik.com - Image

bayi tidur diambil dari freepik.com

JawaPos.com – Semua orang tentu memerlukan tidur yang nyaman dan berkualitas, begitupun dengan seorang bayi yang justru masih sensitif terhadap kesehatannya.

Selain waktu, posisi hingga keadaan ruangan menjadi dampak kualitas tidur.

Mungkin orang tua sering mendengar kontroversi mengenai bayi lebih baik tidur dalam ruangan gelap atau terang.

Beberapa beranggapan kamar tidur bayi memerlukan penerangan, sebagian ada juga menganggap sebaiknya dalam kondisi gelap.

Kondisi ruangan tidur bayi perlu diperhatikan oleh setiap orang tua, sebab kualitas tidur bayi sangat berdampak terhadap kesehatannya.

Selain itu, dengan memiliki tidur yang cukup, tumbuh kembang anak dapat berlangsung dengan baik.

Lalu bagaimana? Ruangan tidur bayi sebaiknya dalam kondisi gelap atau terang? Simak penjelasan berikut.

Dilansir dari klikdokter.com studi dari The National Center for Biology Information (NCBI) di Amerika Serikat mengemukakan bahwa tidur dengan lampu menyala dapat memperpendek durasi pelepasan hormon melatonin kurang lebih 90 menit.

Pada studi tersebut juga menyatakan bahwa paparan lampu sepanjang waktu tidur dapat menekan produksi melatonin hingga 50 persen. Sedangkan melatonin adalah hormon yang mengatur siklus bangun dan tidur.

Hormon melatonin sendiri memiliki peran penting terhadap anak-anak. Hal itu disebabkan, apabila siklus bangun dan tidur yang baik, anak-anak akan terhindar dari gangguan kesehatan. Seperti masalah mental, neurologis, dan berbagai penyakit lain.

Saat tidur, bagian otak hipokampus dan lobus anterior medial-temporal anak sangat aktif, tidur yang cukup mempengaruhi kemampuan daya ingat anak.

Untuk mendukung tujuan tersebut, salah satu caranya adalah meredupkan cahaya ketika tidur.

Ruangan dengan cahaya yang redup memberikan stimulasi lebih rendah pada anak, sehingga membantu menenangkannya.

Tidak perlu terlalu gelap sempurna, agar tidak menimbulkan risiko ketakutan bayi karena berada di ruangan gelap.

Melansir dari halodoc.com seorang psikolog dan anggota Sleep Center di Departemen Psikiatri dan Ilmu Perilaku Anak dan Remaja di Childern's Hospital of Philadelphia, dalam laman Pediatric Sleep Council menyarankan beberapa pertimbangan dalam memilih lampu tidur kamar bayi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore