Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Maret 2024 | 17.59 WIB

Hindari Mencuci Wajah Pasca Terpapar Sinar Matahari, Simak Penjelasan dari Dokter Spesialis Kulit

Hindari Mencuci Wajah Pasca Terpapar Sinar Matahari, Begini Penjelasannya./ Sumber foto: freepik/timeimage

JawaPos.com - Paparan sinar matahari dapat memberikan manfaat bagi tubuh, tetapi juga dapat meninggalkan dampak negatif pada kulit.

Guna meminimalisir dampak negatif tersebut, dokter menyarankan untuk tidak mencuci wajah pasca kulit terpapar oleh sinar matahari.

Pasalnya, langsung mencuci wajah setelah kulit terpapar sinar matahari dapat memberikan dampak buruk, seperti kulit kering, hingga munculnya bercak-bercak putih pada kulit.

Maka dari itu, dr. Saskia Retno Ayu Hapsari, Sp.DV.E selaku Dokter spesialis kulit dan kelamin memberikan himbauan agar tidak langsung mencuci wajah setelah kulit terpapar sinar matahari.

Dilansir dari ANTARA pada Jumat (3/1), ia menganjurkan untuk mendiamkan kulit wajah selama 10-15 menit sebelum mencuci wajah. Ini bertujuan untuk menurunkan suhu suhu kulit wajah.

"Suhu kulit itu masih panas memang sebaiknya tidak boleh cuci muka. Kita diturunkan dulu suhu kulitnya sekitar 10 menit atau 15 menit habis itu boleh cuci muka," ujar Saskia dalam diskusi daring yang dipantau di Jakarta pada Kamis (29/2).

Baca Juga: 6 Manfaat Berhenti Merokok dan Vape yang Harus Anda Ketahui, Mulai dari Pernapasan hingga Kesehatan Kulit

Jika Anda terlalu cepat mencuci wajah setelah terpapar sinar matahari, Saskia mengungkapkan bahwa hal tersebut dapat menjadikan kulit mengalami kerusakan dan menjadi lebih kering.

Tak hanya itu saja, bercak-bercak putih di area wajah bisa muncul akibat kebiasaan ini, karena terjadi penyusutan pembuluh darah di area tersebut.

"Kalau suhu kulit meningkat kan terjadi pelebaran pembuluh darah di kulit, itu kan suka bikin merah warna kulit kita. Tiba-tiba disiram air dingin jadi mengkerut pembuluh darahnya, terus makanya itu kadang yang bikin ada bercak-bercak putih," pungkas Saskia.

Ia juga menekankan bahwa pentingnya untuk tidak terlalu sering mencuci wajah, karena dapat menyebabkan kerusakan kulit dan meningkatkan risiko iritasi.

"Kulit itu ada tipe-tipenya, mungkin tahunya ada jenis kulit kering, normal, berminyak, kombinasi. Ada aktivitas di ruangan saja ada yang aktivitas di luar. Jadi itu semua menentukan berapa sering kita cuci muka," tuturnya lebih lanjut.

Baca Juga: Kandungan Airnya Tinggi, Berikut 7 Manfaat Timun untuk Kulit Wajah dan Cara Penggunaannya

Saskia menyarankan untuk mencuci wajah dua kali sehari, pagi dan malam, bagi yang lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan.

Namun, bagi yang sering berada di luar ruangan dan sering terpapar oleh debu dan kotoran dapat menjadikan kulit wajah lebih berminyak. Pada kondisi ini, Anda disarankan untuk mencuci wajah tiga kali sehari.

"Jangan terlalu sering juga, nanti kulitnya rusak malah gampang iritasi," jelas Saskia.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore