Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Februari 2024 | 13.54 WIB

Media Sosial dan Dampak terhadap Kesehatan Mental: Eksplorasi Aspek Positif dan Negatif terhadap Pengguna

Ilustrasi cyberbullying melalui penggunaan media sosial (dailymail.co.uk) - Image

Ilustrasi cyberbullying melalui penggunaan media sosial (dailymail.co.uk)

JawaPos.com - Di era digital yang semakin terkoneksi dengan beragam hal, media sosial telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. 

Seiring berkembangnya teknologi dan popularitas media sosial, muncul berbagai pertanyaan tentang dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental. 

Dilansir dari helpguide.org, Senin (12/2), berhubung secara sosial dengan orang lain dapat meredakan stres, kecemasan, dan depresi, memberikan kenyamanan, kegembiraan, dan mencegah kesepian. 

Di sisi lain, kurangnya koneksi sosial yang kuat dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan mental dan emosional seseorang.

Oleh karena itu, untuk menjaga komunikasi kebanyakan orang saat ini mengandalkan platform media sosial untuk menemukan dan terhubung satu sama lain.

Meskipun setiap media sosial memiliki manfaatnya masing-masing, penting untuk diingat bahwa platform tersebut tidak akan bisa menggantikan hubungan antara manusia di dunia nyata.

Interaksi dan komunikasi dengan orang lain secara langsung, dapat memicu hormon yang membantu mengurangi stres, serta membuat seseorang merasa lebih bahagia, sehat, dan lebih positif

Ironisnya teknologi yang dirancang untuk mendekatkan orang-orang, menghabiskan banyak waktu berinteraksi dengan media sosial, justru dapat membuat seseorang merasa lebih kesepian dan terisolasi.

Hal tersebut tanpa disadari secara langsung, dapat memperburuk masalah kesehatan mental yang muncul seperti kecemasan dan depresi.

Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, berikut penjelasan terkait aspek positif dan negatif media sosial. 

Aspek Positif Media Sosial

Meskipun interaksi secara virtual melalui media sosial tidak memberikan manfaat psikologis yang sama dengan kontak tatap muka, masih banyak cara positif yang dapat membantu agar tetap terhubung dengan orang lain.

  • Seseorang dapat berkomunikasi dan mendapat informasi terbaru dengan keluarga, teman, di seluruh dunia. 

  • Menemukan teman dan komunitas, serta membuat jaringan dengan orang lain yang memiliki minat atau ambisi yang sama. 

  • Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore