
Ilustrasi foto 3 Calon Presiden./(kolase foto capres dari twitter masing-masing capres/@aniesbaswedan, @prabowo, @ganjarpranowo)
JawaPos.com – Tipe kepribadian MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) adalah tes kepribadian yang mengelompokkan orang ke dalam 16 tipe berdasarkan teori Jung.
MBTI dapat membantu kita memahami karakter, kekuatan, dan kelemahan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam konteks Pilpres 2024, ada tiga nama calon presiden, yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Masing-masing dari mereka memiliki tipe kepribadian yang berbeda, yang dapat mempengaruhi gaya kepemimpinan, komunikasi, dan strategi mereka.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @salamchat.id, Senin (5/2), berikut adalah prediksi MBTI para capres 2024 berdasarkan watak dan karakternya jika dilihat dari rekam jejak capres 2024.
1. Anies Baswedan, Sang ENFJ yang Persuasif dan Strategis
Anies Baswedan adalah sosok yang memiliki latar belakang pendidikan dan riset yang kuat. Beliau memulai karirnya sebagai cendekiawan dan peneliti, serta menjabat di berbagai lembaga riset terkenal di AS dan Indonesia.
Beliau juga terkenal sebagai sosok yang memprakarsai Gerakan Indonesia Mengajar di tahun 2010, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah terpencil. Anime baswedan melanjutkan kiprahnya sebagai menteri dan setelahnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Gaya kepribadian Anies Baswedan sangat sesuai dengan tipe ENFJ di tes kepribadian MBTI. Mereka adalah orang yang ekstrovert, intuitif, berperasaan, dan berorientasi pada penilaian. Mereka memiliki kemampuan komunikasi yang karismatik, etik kerja yang tinggi, dan pemikiran yang strategis.
Kelebihan ENFJ adalah mereka dapat menggunakan bahasa untuk meyakinkan atau mengubah keyakinan orang lain, bahkan dengan kata-kata yang sangat 'ngena'. Mereka juga mampu untuk memvisualisasikan etik dan strateginya untuk mengajak orang lain bekerja sama.
Kekurangan ENFJ adalah mereka cenderung idealis, perfeksionis, dan terlalu peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang mereka.
Mereka juga sering mengorbankan kebutuhan dan kepentingan mereka sendiri demi orang lain. Mereka juga mudah tersinggung atau marah jika orang lain tidak setuju atau menghargai nilai-nilai mereka.
Untuk menjadi pemimpin yang lebih baik, ENFJ perlu belajar untuk lebih realistis, fleksibel, dan mandiri. Mereka juga perlu menghargai dan mendengarkan pendapat atau perasaan orang lain, terutama yang berbeda dengan mereka.
Mereka juga perlu mengembangkan keseimbangan antara idealisme dan pragmatisme, sehingga dapat mencapai tujuan mereka tanpa mengorbankan prinsip-prinsip mereka.
2. Prabowo Subianto, Sang ISTJ yang Patriotis, Berintegritas, dan Dapat Diandalkan

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
