Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 November 2023 | 13.37 WIB

Jangan Disepelekan! Pekerja Rumah Tangga juga Berisiko Alami Trauma Kesehatan Mata

 

Ilustrasi kesehatan mata. (Freepik/user18526052)

JawaPos.com – Sebagai indera penglihatan yang penting dan vital dalam kehidupan sehari-hari, mata dan kesehatannya perlu menjadi perhatian.

Para pekerja di manufaktur, pekerja kantor yang sering menghadap layar, hingga para pekerja rumah tangga serta berbagai kalangan lainnya perlu memerhatikan kesehatan mata dan menghindari risiko trauma mata.

Sebagaimana diketahui, trauma mata yang dimaksud yaitu istilah yang merujuk pada cedera atau luka di organ mata.

Dokter Hisar Daniel dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) menyatakan, terminologi trauma dalam kedokteran itu biasanya berkaitan dengan cedera.

“Bukan trauma karena ketakutan atau segala macam, trauma itu istilah, suatu proses di mana ada kejadian yang menceredai organ tertentu,” kata dr. Hisar Daniel, Sp.M. saat mengisi podcast di Youtube Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Senin (6/11).

Dalam pembahasan yang juga menyinggung tema Hari Mata Sedunia 2023 “Love Your Eyes At Work”, dokter spesialis mata itu juga menyatakan kasus trauma mata terkait dengan kebutaan akibat kerja.

“Ada loh kebutaan-kebutaan yang bisa muncul akibat kerja. Pastinya ada beberapa kasus yang bisa dikaitkan ke sana seperti kasus trauma, baik trauma tajam, trauma tumpul, trauma kimia yang biasa terjadi di lingkungan rumah tangga,” jelas Dokter Hisar.

Dokter yang juga tergabung dalam Perdami itu menyebutkan contoh kasus trauma mata yang dialami pekerja rumah tangga.

“Kalau di rumah tangga biasanya cairan-cairan kimiawi atau salah meneteskan obat,” katanya.

Lebih lanjut, dokter itu mencontohkan, trauma kimia pada mata misalnya terjadi saat pekerja rumah tangga sedang membersihkan rumah menggunakan cairan kimia.

Contohnya, ketika membersihkan nat keramik di lantai dengan cairan kimia yang berbau, pekerja rumah tangga tidak menggunakan masker.

Kemudian tanpa ada perintah perlu dikocok, cairan itu dikocok yang bisa menyebabkan cairan masuk ke mata.

“Padahal tidak ada instruksinya kan, tahunya begitu dibuka mancur, nggak pakai pelindung, kena ke mata, itu trauma kimia,” tutur lelaki itu.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore