
Penanaman tanaman lidah mertua, janda bolong dan tradescantia pallida dengan metode kokedama sabut kelapa.
JawaPos.com - Kokedama adalah suatu karya seni menanamkan tanaman dari Jepang. Karya seni kokedama diketahui sudah berjalan berabad-abad lalu dan awalnya untuk bonsai tanaman.
Kokedama sendiri berasal dari kata 'koke' yang artinya lumut dan 'dama' artinya bola. Dilihat dari bentuknya yaitu menanam tanaman dengan bagian akar tanaman ditutup menggunakan media tanam yang dibentuk seperti bola.
Di Jepang banyak sekali lumut liar dan mereka tumbuh subur disana. Sehingga penduduk Jepang memanfaatkan lumut tersebut sebagai komposisi dari media tanam kokedama.
Namun di Indonesia saat ini mulai di modifikasi, tidak menggunakan lumut melainkan menggunakan sabut kelapa untuk membentuk bola pada media tanam.
Adapun tanaman yang digunakan untuk kokedama yaitu tanaman hias yang berukuran kecil, seperti lidah mertua, Begonia Rex, lili Paris dan masih banyak lagi.
Dilansir dari Honestyle.co, Selasa (24/10), tidak semua tanaman bisa ditanam dengan metode kokedama, perlu diperhatikan sifat tanaman yang dapat ditanam dengan cara Kokedama sebagai berikut:
Baca Juga: Yuk, Bertanam ala Kokedama: Bentuk Unik Jadi Daya Tarik
1. Tanaman kuat dan tidak rapuh
2. Akarnya tidak mudah busuk
3. Tanaman berukuran kecil
4. Pertumbuhan tanaman lambat
5. Mampu beradaptasi di dalam lingkungan tumbuh yang kurang bagus.
Dikatan lingkungan kurang bagus karena bagian akar tanaman ditutup dengan media tanam dan dibungkus menggunakan sabut kelapa dengan rapat, sehingga kelembabannya tinggi.
Langsung saja, berikut cara menanam tanaman hias dengan metode kokedama:
1. Siapkan media tanam campuran cocopit dan tanah dengan perbandingan 7:3.
2. Setelah media tercampur rata, beri air sedikit dan bentuk media tanam seperti bola. Ukuran bola agak besar agar dapat menyerap air. Jika sudah belah bola media tanam menjadi dua bagian.
3. Keluarkan tanaman dari pot dan bersihkan akar dari sisa media tanam sebelumnya.
4. Masukkan akar tanaman pada belahan bola media tanam. Susun kembali media tanam menjadi bentuk bola sempurna.
Baca Juga: Episcia, Tanaman Hias Jadul yang Kembali Dilirik
5. Siapkan pot dan susun tali pengikat didalam pot (dapat menggunakan tali rami atau benang).
6. Masukkan sabut kelapa atau cocofiber dan susun diatas tali pengikat.
7. Masukkan bola yang sudah terdapat tanaman. Bungkus media tanam menggunakan sabut kelapa dan rekatkan menggunakan tali.
8. Jika sudah, rendam kokedama di dalam air selama 5-10 menit dan diamkan beberapa saat sampai air tidak menetes.
9. Jika sudah tidak menetes, susun kokedama diatas meja atau dapat digantungkan.
Cukup mudah bukan cara membuat kokedama dari sabut kelapa, untuk perawatannya cukup siram selama 2-3 kali dalam seminggu.
***

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
