Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juli 2023 | 07.40 WIB

5 Cara Menjaga Kesehatan Mental dalam Menggunakan Media Sosial

Ilustrasi penggunaan media sosial. (Canva)

JawaPos.com – Penggunaan media sosial yang berlebihan kerap kali membuat stres. Tak hanya stres, beberapa pengguna media sosial kerap mengalami kecemburuan sosial, kesepian, hingga kecemasan. Beberapa hal tersebut dapat memicu gangguan kesehatan mental yang akan mengganggu aktivitas.

Untuk mengurangi dampak negatif media sosial pada kesehatan mental, penting untuk kita menggunakan media sosial dengan bijak. Dikutip dari laman Unicef.org (20/7), berikut merupakan lima cara yang dapat dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan mental dalam bermedia sosial, diantaranya:

  1. Gunakan Media Sosial untuk Berbagi Kebaikan

Sebagai pengguna media sosial, penting bagi kita untuk berbagi konten dan pesan yang positif guna mendukung sesama pengguna lain. Jika menemui konten atau menerima pesan intimidasi dan bersifat kasar, kita dapat melaporkannya atau memblokir akun. Setiap orang memiliki kekuatan untuk menjadi baik di media sosial, sehingga kita dapat memanfaatkannya untuk menyebarkan cinta bukan kebencian.

  1. Menyebarkan Konten Kesehatan Mental

Salah satu cara berbagi konten positif adalah dengan menyebarkan konten mengandung pesan kesehatan mental. Berbagi tips, memberikan saran dan masukan, atau berbagi kisah inspiratif untuk membangun kesehatan mental kepada pengguna lain juga disarankan. 

  1. Hindari Doom Scrolling

Doom Scrolling adalah seseorang yang terus-menerus menelusuri media sosial untuk membaca berita buruk. Kita perlu memperhatikan dan mengenali konten yang dapat mempengaruhi emosi, pikiran atau tindakan. Hindari akun yang menyebabkan iri dan dengki, menebar kebencian, dan membuat kita merasa insecure, cemas, hingga depresi. 

  1. Meditasi

Salah satu tips menjaga kesehatan mental dalam bersosial media adalah dengan melakukan meditasi. Jika penggunaan media sosial dirasa membuat jenuh dan stres, maka dapat lakukan kegiatan meditasi seperti jalan-jalan, melihat pemandangan sekitar, atau sekedar duduk dan menghirup udara segar.

  1. Meyeimbangi Komunikasi Secara Offline

Saat bermedia sosial, terkadang kita menjadi terlena untuk terus menggunakannya. Perlu diingat bahwa media sosial tidak dapat 100% memenuhi kebutuhan interaksi manusia. Penting untuk mematikan dan istirahat dari media sosial sesekali dan menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga dalam kehidupan nyata.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore