
Demontrasi pengolahan Ikan Tilapia/(Dok. Radar Bali).
JawaPos.com – Sektor perikanan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Salah satu komoditas andalan baru, yakni ikan tilapia kian dilirik sekaligus menjadi peluang usaha kuliner.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, nilai ekspor tilapia Indonesia mencapai USD 93,51 juta pada 2024, naik dari USD 81,77 juta pada 2023 atau meningkat 14,4 persen.
Di tengah penguatan kinerja ekspor tersebut, pasar kuliner domestik juga menjadi sasaran pengembangan produk tilapia, seiring kebutuhan industri restoran dan perhotelan terhadap bahan baku yang konsisten dari segi kualitas, ukuran, dan efisiensi biaya.
“Indonesia memiliki potensi besar dalam industri perikanan, baik sebagai pemasok bagi pasar internasional maupun sebagai sumber bahan baku untuk industri kuliner domestik," ujar President Director Regal Springs Indonesia Rudolf Hoeffelman President Director Regal Springs Indonesia, Rudolf Hoeffelman di acara bertajuk “KING Tilapia – Unveiling a New Culinary Experience” di Legian, Bali, Selasa (27/10).
Rudolf menambahkan, kebutuhan terhadap beragam pilihan ikan berdaging putih atau white fish menjadi salah satu peluang bagi tilapia premium. Konsistensi hasil masakan dan efisiensi biaya per menu, menurut dia, turut menjadi pertimbangan dalam operasional restoran.
KING Tilapia merupakan produk premium dalam The Global Open Standard for Tilapia Quality. Kerangka tersebut mencakup kriteria praktik budidaya, ukuran ikan, kualitas pengolahan, sertifikasi, kesejahteraan ikan, dan performa kuliner.
Rudolf menyebut produknya memiliki potongan loin dengan berat minimum 106 gram dan ketebalan 25 milimeter. Perusahaan juga mengklaim produk tersebut memiliki cooking yield lebih dari 85 persen, yakni persentase hasil setelah dimasak dibandingkan dengan berat awal bahan baku.
Ukuran potongan dan hasil setelah dimasak menjadi sejumlah aspek yang dapat diperhitungkan dalam pengelolaan dapur profesional. Namun, efisiensi biaya tetap bergantung pada harga bahan baku, teknik pengolahan, dan kebutuhan menu masing-masing usaha.
Dalam acara tersebut, Food and Flavor Developer Chef Bara R. Pattiradjawane mendemonstrasikan pengolahan tilapia melalui sesi memasak langsung. Ia menyoroti tekstur dan cita rasa ikan sebagai faktor yang memengaruhi fleksibilitas pengolahan.
“KING Tilapia memiliki karakter yang cukup unik untuk ikan air tawar. Potongannya yang tebal, teksturnya yang kokoh, dan juiciness-nya memberikan fleksibilitas dalam pengolahan dengan berbagai teknik dan metode memasak yang sesuai untuk kebutuhan industri kuliner. Karakter rasanya yang ringan juga membuat ikan ini mudah dipadukan dengan beragam profil bumbu dan masakan, mulai dari hidangan Asia, Western, Afrika Utara, hingga tentunya masakan Indonesia,” ujar Chef Bara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Mengulik Penyebab Rans Carnival Diboikot, Deklarasi Mahasewa hingga Share Revenue UMKM 20 Persen
Profil AKBP Netty Rosdiana, Istri Jenderal Polisi yang Pernah Sindir Seskab Teddy 'Lupa Daratan'
Prediksi Skor Garudayaksa vs PSS Sleman: Sama-Sama Terluka, Duel Pakansari Rawan Berakhir Imbang
5 Pekerjaan Terbaik untuk Introvert, Pilihan Karir yang Sesuai dengan Kelebihan Diri
Fitrah Maulana Syukuri Debut dan Cleansheet di ACL Two Bersama Persib Bandung
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs PSS Sleman: Kejutan atau Deja vu Final Championship Musim Lalu
Prediksi Skor Dewa United vs Persija di Super League: Macan Kemayoran Amankan Poin Penting di Banten
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
Jack Miller Ungkap Alasan Marah di Sprint Race MotoGP Malaysia, Minta Maaf ke Pramac Yamaha

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022