Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Oktober 2026 | 13.06 WIB

9 Jajanan Khas Kebumen yang Masih Diburu, dari Lanting hingga Jenang Krasikan

Ilustrasi Kethek, jajanan tradisional khas Kebumen. (Travelingyuk) - Image

Ilustrasi Kethek, jajanan tradisional khas Kebumen. (Travelingyuk)

JawaPos.com - Jajanan khas Kebumen, Jawa Tengah, masih menarik untuk dicicipi karena menawarkan beragam cita rasa, mulai dari camilan gurih berbahan singkong hingga kudapan manis berbahan gula merah. Lanting, geblek, sale pisang, dan jipang kacang menjadi beberapa pilihan yang bisa dinikmati saat berkunjung sekaligus dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Kekayaan kuliner tradisional ini tidak hanya menawarkan rasa yang khas, tetapi juga memperlihatkan bagaimana masyarakat setempat mengolah bahan-bahan sederhana menjadi makanan yang bertahan lintas generasi. Sebagian jajanan cocok disantap sebagai teman minum teh, sedangkan lainnya menjadi buah tangan untuk keluarga.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Kebumen, mengenal jajanan tradisional bisa menjadi cara sederhana untuk menikmati sisi lain daerah yang berada di pesisir selatan Jawa Tengah tersebut.

Berikut sembilan jajanan khas Kebumen yang layak dicoba saat berkunjung.

1. Lanting, Camilan Singkong Berbentuk Angka Delapan

Lanting menjadi salah satu camilan yang identik dengan Kebumen. Makanan ini dibuat dari singkong yang diolah menjadi adonan, dibentuk menyerupai angka delapan atau lingkaran kecil, kemudian digoreng hingga renyah.

Cita rasanya gurih dengan tekstur garing saat digigit. Selain rasa original, lanting kini tersedia dalam berbagai varian bumbu, seperti pedas, balado, dan keju.

Ukurannya yang relatif kecil serta teksturnya yang renyah membuat lanting cocok dijadikan teman perjalanan. Camilan ini juga kerap dipilih sebagai oleh-oleh karena praktis dibawa pulang.

2. Yutuk Goreng, Kuliner Gurih Khas Pesisir Selatan

Berbeda dari jajanan berbahan singkong, yutuk goreng menawarkan cita rasa hasil laut. Yutuk merupakan hewan laut kecil yang hidup di kawasan berpasir di pesisir selatan dan kerap disebut menyerupai kepiting pasir.

Yutuk biasanya dibumbui, kemudian digoreng hingga kering dan renyah. Rasanya gurih dengan karakter khas makanan laut.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore