Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Oktober 2026 | 01.28 WIB

Resep Tiramisu Klasik, Dessert Italia dengan Cream Mascarpone dan Lady Finger

Potret tiramisu klasik yang lembut dengan aroma kopi khas. (instagram.com/@madeby.janicee) - Image

Potret tiramisu klasik yang lembut dengan aroma kopi khas. (instagram.com/@madeby.janicee)


JawaPos.com - Tiramisu menjadi salah satu dessert khas Italia yang populer karena perpaduan krim lembut, biskuit beraroma kopi, dan cita rasa manis yang seimbang. Hidangan ini sering dijumpai dalam berbagai variasi, mulai dari tiramisu dalam cup hingga tiramisu cake untuk sajian spesial. Namun, jika ingin mencoba versi klasiknya, resep dari akun Instagram @madeby.janicee ini bisa menjadi inspirasi.

Resep ini menggunakan mascarpone cheese sebagai bahan utama krimnya. Teksturnya dipadukan dengan sabayon, yaitu campuran kuning telur dan gula yang dipanaskan di atas air mendidih, serta meringue dari putih telur yang dikocok hingga kaku. Kombinasi kedua adonan tersebut menghasilkan krim yang lembut dan ringan.

Dikutip dari Instagram @madeby.janicee, resep ini ditujukan untuk loyang berukuran 34 x 20 sentimeter. Lapisan krim disusun bersama lady finger biscuit yang telah dicelupkan ke dalam espresso. Biskuit tersebut menyerap aroma kopi sehingga memberikan karakter rasa khas pada tiramisu.

Proses pembuatannya memang membutuhkan beberapa tahapan, tetapi setiap bagian memiliki fungsi tersendiri. Sabayon perlu didinginkan sebelum dicampurkan dengan mascarpone agar krim lebih mudah diolah. Sementara itu, meringue dimasukkan menggunakan teknik folding atau melipat adonan secara perlahan supaya teksturnya tetap ringan.

Selain espresso, resep ini juga mencantumkan rum dan memberikan pilihan untuk menambahkan Kahlua. Keduanya dapat memberikan aroma tambahan pada dessert, tetapi penggunaannya bisa disesuaikan dengan selera. Jika ingin membuat versi tanpa alkohol, bahan tersebut dapat dihilangkan.

Setelah semua lapisan tersusun, tiramisu perlu disimpan di dalam kulkas minimal empat jam. Waktu pendinginan ini membantu krim mengatur teksturnya sekaligus memberi kesempatan bagi biskuit untuk menyerap kelembapan dan aroma dari lapisan di sekitarnya.

Bahan:
Bahan sabayon:

6 kuning telur
45 gram gula pasir

Bahan meringue:
3 putih telur
45 gram gula pasir

Bahan lainnya:
400 gram mascarpone cheese
1 sendok teh vanila
Espresso secukupnya
2 bungkus lady finger biscuit
1 sendok makan rum, opsional
Kahlua secukupnya, opsional

Cara Pembuatan:
1. Masukkan kuning telur dan gula pasir ke dalam wadah tahan panas. Letakkan wadah di atas panci berisi air mendidih tanpa membiarkan dasar wadah menyentuh air secara langsung.
2. Aduk campuran kuning telur dan gula hingga warnanya menjadi pucat dan teksturnya mengental. Setelah itu, angkat dan dinginkan.
3. Kocok putih telur bersama gula pasir menggunakan mixer hingga mencapai tahap stiff peak, yaitu ketika adonan putih telur kaku dan mampu mempertahankan bentuknya.
4. Dalam wadah terpisah, campurkan sabayon yang sudah dingin dengan mascarpone cheese dan vanila. Aduk hingga tercampur rata.
5. Masukkan campuran sabayon dan mascarpone ke dalam meringue secara bertahap. Aduk menggunakan teknik folding agar adonan tetap ringan dan tidak kehilangan terlalu banyak udara.
6. Siapkan loyang berukuran 34 x 20 sentimeter. Ratakan sebagian krim di dasar loyang.
7. Celupkan lady finger biscuit ke dalam espresso secara singkat, kemudian susun di atas lapisan krim. Hindari merendam biskuit terlalu lama agar tidak terlalu lembek.
8. Tambahkan kembali lapisan krim, lalu susun biskuit yang telah dicelup espresso. Ulangi proses tersebut sebanyak dua hingga tiga lapisan sesuai kebutuhan dan ukuran loyang.
9. Simpan tiramisu di dalam kulkas minimal empat jam hingga teksturnya lebih set dan siap disajikan.

Tiramisu klasik ini bisa menjadi pilihan dessert untuk dinikmati bersama keluarga atau disajikan saat acara spesial. Perpaduan mascarpone yang creamy dengan aroma espresso menghasilkan cita rasa yang khas, sementara lapisan lady finger memberikan tekstur berbeda pada setiap suapan.

Untuk mendapatkan hasil yang baik, perhatikan proses pencampuran krim dan waktu pendinginannya. Karena resep ini menggunakan telur yang dipanaskan dan dikocok, pastikan telur ditangani dengan aman; pemanasan sabayon saja belum tentu cukup untuk memastikan seluruh telur matang. Gunakan telur pasteurisasi jika ingin mengurangi risiko keamanan pangan, terutama karena meringue tidak dimasak setelah dikocok.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore