Ilustrasi kuliner kaki lima legendaris di jogja yang cita rasanya tap pernah berubah (Freepik)
JawaPos.com - Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai Kota Pelajar, tetapi juga sebagai surga kuliner nusantara.
Dari makanan tradisional hingga jajanan kekinian, hampir setiap sudut kota ini menawarkan cita rasa khas yang menggugah selera.
Meski banyak pilihan kuliner modern bermunculan, kelezatan kuliner kaki lima legendaris tetap tak tergantikan di hati masyarakat maupun wisatawan.
Kelezatan yang bertahan lintas generasi inilah yang membuat sejumlah warung dan jajanan di Yogyakarta masih ramai hingga kini.
Dilansir dari laman 10BestID, Minggu (26/10), berikut lima kuliner kaki lima legendaris di Yogyakarta yang wajib kamu coba setidaknya sekali seumur hidup.
Bagi pecinta pedas, Oseng Mercon Bu Narti sudah seperti ikon kuliner Jogja. Berdiri sejak tahun 1998, warung ini menyajikan oseng mercon berisi kikil, gajih, kulit, dan tulang muda (koyoran) yang dimasak dengan ratusan cabai rawit utuh.
Aromanya menggoda, dan setiap suapan menghadirkan sensasi pedas yang menggigit namun bikin ketagihan. Seporsi oseng mercon dibanderol mulai dari Rp25.000, berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan Gang Purwo, Yogyakarta.
Jika berkunjung ke kawasan Malioboro, jangan lewatkan Lumpia Samijaya, jajanan kaki lima yang sudah ada sejak 1976. Lumpia ini dikenal dengan isian rebung, bengkuang, dan telur puyuh yang menciptakan rasa gurih khas.
Tak heran jika lumpia ini sering dijadikan oleh-oleh favorit wisatawan. Harga satuannya berkisar antara Rp3.500 hingga Rp4.000, dan kamu bisa menemukannya di Jalan Malioboro No. 18, Yogyakarta.
Untuk kamu yang mencari sajian nasi berkuah khas Jawa Tengah, Nasi Godok Pak Pethel bisa jadi pilihan. Warung ini berdiri sejak 1986 dan terkenal dengan racikan nasi godok yang terdiri dari suwiran ayam, telur, kubis, wortel, serta daun bawang.
Kuahnya gurih dan hangat, cocok dinikmati saat malam hari karena warung ini buka mulai pukul 19.00 hingga dini hari. Harga seporsinya mulai dari Rp15.000, berlokasi di kawasan Bantul, Yogyakarta.
Ketika malam mulai turun dan udara terasa dingin, semangkuk Wedang Ronde Mbah Payem adalah teman terbaik. Warung legendaris ini menyajikan ronde dengan bola ketan berisi kacang halus dan kuah jahe yang hangat di tenggorokan.
Keunikan rasa dan tekstur ronde ini berasal dari cara pembuatannya yang masih menggunakan teknik tradisional. Seporsi wedang ronde dibanderol mulai Rp10.000 dan bisa kamu temukan di Kauman, Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
