
Ca Phe Trung, minuman khas Vietnam yang unik perpaduan antara kopi dan telur (Dok. Silk Path)
JawaPos.com - Kopi telur atau dalam bahasa Vietnam disebut ca phe trung merupakan minuman unik dan pekat khas Vietnam yang semakin dikenal di dunia internasional. Dilansir dari Taste Atlas, minuman ini dibuat dari kopi robusta hitam yang kuat, dicampur dengan kuning telur dan susu kental manis. Kuning telur dan susu kental tersebut dikocok selama sekitar 10 menit hingga mencapai tekstur lembut menyerupai meringue.
Proses pembuatannya biasanya menggunakan penyaring tradisional Vietnam, phin filter. Kopi diseduh perlahan, kemudian dituang ke dalam campuran kuning telur kocok sehingga menghasilkan busa wangi yang khas
Asal Usul Ca Phe Trung
Menurut Michelin Guide, jejak kopi telur sesungguhnya sudah ada sejak tahun 1946. Saat itu, Vietnam mengalami kelangkaan susu akibat perang, sehingga para barista harus berkreasi. Di Hotel Metropole Hanoi atau kini Sofitel Legend Metropole Hanoi, seorang bartender bernama Nguyen Giang menemukan solusi dengan mengganti susu menggunakan kuning telur.
Ia mengocok kuning telur bersama gula, lalu menghangatkannya perlahan hingga menghasilkan lapisan berbusa yang lembut untuk menutupi kopi robusta yang pahit. Kreasi Giang ini kemudian menciptakan lapisan seperti custard yang tidak hanya mengurangi rasa pahit kopi, tetapi juga menambah sensasi gurih dan mewah.
Pada 1960-an, Nguyen Giang membuka kedai kopi bernama Café Giang di kawasan Old Quarter, Hanoi. Resep ca phe trung langsung populer, dan tak lama kemudian banyak kedai kopi di ibu kota Vietnam mulai menyajikannya. Kini, kopi telur bukan sekadar nostalgia, melainkan kebanggaan warga Hanoi sebagai bukti kreativitas sekaligus ketahanan masyarakat Vietnam.
Terbuat dari Apa Sebenarnya Ca Phe Trung?
Dikutip dari Nguyen Coffee Supply, kala itu Nguyen Giang memang menggunakan kuning telur dalam resep aslinya. Namun, jenis kopi yang dipakai masih menimbulkan perdebatan. Mengingat Hotel Metropole pada masa itu merupakan hotel mewah yang banyak dikunjungi orang asing, belum jelas apakah kopi diseduh dengan phin filter tradisional Vietnam atau metode lain seperti French press. Mesin espresso semi-otomatis baru ditemukan setahun kemudian, sehingga kemungkinan besar bukan espresso yang digunakan.
Meski demikian, banyak kalangan menyarankan penggunaan kopi robusta murni karena dianggap memiliki profil rasa yang lebih seimbang dan kaya. Jika tidak tersedia, kopi hitam pekat dari jenis lain tetap bisa menjadi pengganti yang baik untuk membuat kopi telur ala Vietnam.
Hingga kini, ca phe trung tetap bertahan sebagai ikon kuliner Hanoi. Lebih dari sekadar minuman, ia adalah simbol kecerdikan, kreativitas, dan warisan budaya Vietnam yang diwariskan lintas generasi.
