Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 September 2025 | 13.00 WIB

Tom Yam Thailand: Sup Asam Pedas yang Mendunia dan Rekomendasi 3 Tempat Terbaik untuk Mencicipinya

Tom Yam, sup khas Thailand dengan perpaduan rasa asam dan pedas yang mendunia (Dok. Soi55)

JawaPos.com - Siapa yang tidak mengenal tom yam, sup asam pedas khas Thailand yang sudah mendunia? Nama hidangan ini berasal dari dua kata dalam bahasa Thailand, yakni "tom" yang berarti merebus, dan "yam" yang merujuk pada mencampur berbagai hal untuk mencapai rasa manis, asam dan pedas yang menjadi ciri khas yam.

Dilansir dari MICHELIN Guide, salah satu varian paling populer adalah tom yam Goong, yakni tom yam dengan tambahan udang. Kuahnya biasanya diracik dari serai, lengkuas, daun jeruk purut untuk aroma, cabai sebagai penambah pedas, perasan jeruk nipis atau asam jawa untuk rasa asam, gula aren sebagai penyeimbang manis, serta saus ikan untuk cita rasa asin. 

Secara tradisional, tom yam hadir dalam dua jenis kuah, nam sai atau bening, serta nam khon atau kuah kental. Versi kuah kental ini biasanya menggunakan tambahan pasta cabai, susu evaporasi, atau santan, sehingga menghasilkan rasa yang lebih pekat dan gurih.

Menurut Chef Chumpol Jangprai dari restoran R.Haan, tom yam awalnya merupakan sup bening sederhana. Namun seiring waktu, kuah kental mulai digemari karena menghadirkan cita rasa lebih kaya berkat perpaduan lemak dari kepala udang dan bumbu tambahan.

"Kaldu tom yam tradisional adalah sup bening atau nam sai, yang kemudian menjadi lebih kaya rasa dan lebih kental dengan tambahan lemak dari kepala udang," ujar chef dari restoran peraih satu bintang Michelin pada 2019. 

Sejarah dan Perkembangan Tom Yam

Dikutip dari Soi55tom yam diyakini pertama kali muncul di wilayah Thailand Tengah. Hidangan ini diciptakan oleh para penduduk desa yang memiliki persediaan ikan air tawar melimpah. Mereka kemudian mengolah ikan tersebut dengan rempah lokal seperti serai, daun jeruk, dan lengkuas, lalu menambahkan rasa asam dan pedas sehingga tercipta sup yang menyegarkan sekaligus mengenyangkan.

Awalnya tom yam dibuat menggunakan ikan atau udang sungai dan dimasak di atas api terbuka. Seiring waktu, variasinya berkembang dengan tambahan berbagai protein lain, seperti ayam, sapi, hingga tahu, menyesuaikan selera masyarakat. Setiap daerah di Thailand pun kemudian menciptakan variasi masing-masing dengan sentuhan bumbu lokal.

Memasuki pertengahan abad ke-20, ketika Thailand mulai lebih terbuka pada dunia luar, tom yam ikut menembus pasar internasional. Perpaduan rasa yang unik serta manfaat kesehatannya membuat sup ini menjadi primadona bagi para pecinta kuliner. Kini, tom yam bisa ditemui di berbagai restoran Thailand di seluruh dunia, dan tetap menjadi salah satu ikon kuliner negeri gajah putih.

Rekomendasi Tempat Menyantap Tom Yam Terbaik

Menurut laman Taste Atlas, ada beberapa tempat yang disebut-sebut menyajikan tom yam terbaik di dunia.

1. P'Aor (Bangkok)

Restoran kecil yang berlokasi di gang antara Petchaburi Soi 5 dan Soi 7 ini terkenal dengan sajian lobster tom yam. Seporsi besar sup ini berisi lobster, kepiting, cumi, kerang, dan telur, cukup untuk disantap berdua. Meski demikian, banyak pengunjung juga menyukai tom yam goong yang disajikan dengan udang segar.

"Saya suka rasa pedas dan asam dari sup tom yam-nya, dan yang di P'Aor adalah salah satu yang terbaik di Bangkok (dan mungkin di seluruh dunia)," tulis laman Mitzee Mee.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore