JawaPos.com - Kabupaten Demak memiliki jajanan khas warga lokal yang dijual di pusat oleh-oleh. Mulai dari olahan blimbing sampai dengan ikan.
Oleh-oleh ini dibuat dari hasil pertanian dan kekayaan alam di Demak. Warga memanfaatkannya menjadi camilan yang enak dan dibuat menjadi lebih ekonomis.
Nah, saat berwisata ke Kota Wali jangan sampai kelewatan dengan produk asli warga Demak. Karena dijamin bakal menyesal jika tidak membelinya.
Apa saja oleh-oleh yang wajib wisatawan beli? Ini dia lima rekomendasi oleh-oleh khas Demak.
1. Manisan Blimbing
Belimbing merupakan komoditas buah yang banyak dikembangkan masyarakat Demak. Rasanya segar dan manis. Sayangnya buah ini, hanya bisa ditemui saat masa panen sekitar bulan Agustus.
Meski demikian kamu juga bisa mencobanya dalam bentuk kemasan. Banyak wisatawan religi menyukai kuliner ini, karena lebih praktis dan awet. Selain itu, rasa manisnya asli gula dan tidak gatal di tenggorokan.
Mengutip dari Instagram @shahah_manisan, harga per picisnya dijual Rp 12 ribu. Wisatan dapat membelinya di pusat oleh-oleh dekat wisata religi.
2. Jambu Air
Saat berkunjung ke Demak kamu pasti akan menjumpai jambu air. Buah ini banyak dijual di pinggir jalan dekat Pasar Bintoro dan tempat wisata religi.
Berbeda dengan jambu air lainnya, buah khas Demak ini warnanya merah mengkilap dengan rasa manis dan segar. Saat memakannya tidak meninggalkan kesan sepet.
Kamu bisa membelinya dalam bentuk kemasan atau timbangan kiloan. Namun, jangan lupa untuk memilihnya dengan teliti agar mendapatkan buah yang segar.
3. Kripik Brayo
Kabupaten Demak yang sebagian wilayahnya pesisir banyak ditumbuhi pohon mangrove. Nah, masyarakat lokal memanfaatkannya menjadi kripik brayo atau daun mangrove.
Jangan bayangkan rasanya pahit, justru rasa kripik ini gurih, enak, dan renyah. Bisa dikatakan mirip dengan kripik bayam.
Meski dari pesisir, wisatawan dapat membelinya di pusat oleh-oleh kota Wali dan perbelanjaan dekat tempat wisata.
4. Belimbing Madu
Belimbing madu dari Demak banyak diminati wisatawan. Rasanya manis, segar, dan tidak sepet.
Mengutip dari laman Dinkominfo Demak, buah ini banyak ditemui di Dusun Ngangkrang, Desa Tempuran, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Bahkan, dibudidayakan dan ditanam dalam skala besar.
Bagi kamu yang penasaran bisa membelinya di pusat oleh-oleh. Harga per kilogram dijual Rp 10-20 ribu.
5. Kripik Ikan
Kripik ikan merupakan oleh-oleh khas Demak yang sering dijumpai di pusat perbelanjaan. Ada banyak jenis ikan yang diolah, seperti ikan laut dan ikan air tawar. Rasanya gurih asin, sangat cocok untuk camilan dan menu pendamping makanan.