Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 September 2026 | 02.36 WIB

Tren Kripto Bergeser, Tokenisasi Aset Dunia Nyata Mulai Dilirik Investor Indonesia

Jumpa pers Pintu di Jakarta, Jumat (18/9) paparkan sejumlah tren investasi aset digital di Indonesia. (Rian/JawaPos.com) - Image

Jumpa pers Pintu di Jakarta, Jumat (18/9) paparkan sejumlah tren investasi aset digital di Indonesia. (Rian/JawaPos.com)

JawaPos.com - Investasi aset digital di Indonesia mulai bergerak melampaui perdagangan aset kripto konvensional. Salah satu tren yang berkembang adalah tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA), yang memungkinkan aset seperti saham, indeks, ETF, hingga komoditas direpresentasikan dalam bentuk token di jaringan blockchain.

Perkembangan tersebut turut terlihat dari meningkatnya perhatian terhadap aset tertokenisasi di Indonesia. PT Pintu Kemana Saja (Pintu) dan Ondo Finance kembali memperkuat kolaborasi untuk memperluas pilihan RWA yang dapat diakses investor Indonesia melalui ekosistem aset digital.

Langkah ini berlangsung ketika tokenisasi aset dunia nyata secara global mengalami pertumbuhan pesat. Data RWA.xyz yang dikutip dalam pemaparan Pintu menunjukkan nilai RWA on-chain di luar stablecoin telah berada di kisaran USD 25 miliar hingga USD 35 miliar, atau tumbuh sekitar empat kali lipat dalam setahun terakhir.

Pertumbuhan tersebut tidak hanya datang dari pelaku industri kripto. Sejumlah institusi keuangan global, termasuk BlackRock dan Franklin Templeton, juga telah masuk ke sektor tokenisasi aset sehingga mendorong RWA menjadi salah satu segmen yang semakin diperhatikan dalam perkembangan aset digital.

Apa Itu Tokenisasi RWA?

Secara sederhana, tokenisasi RWA adalah proses merepresentasikan aset dunia nyata ke dalam bentuk token berbasis blockchain. Konsep ini mempertemukan infrastruktur blockchain dengan aset yang sebelumnya lebih banyak diperdagangkan melalui sistem keuangan konvensional.

Bagi investor, perkembangan tersebut membuka kemungkinan untuk memperoleh eksposur terhadap berbagai jenis aset melalui mekanisme digital dan kepemilikan secara fraksional. Namun, bentuk digitalisasi aset tersebut tidak menghilangkan risiko investasi yang melekat pada aset dasarnya.

Rania Rahardja, Senior Director Asia Pacific Ondo Finance, mengatakan Indonesia memiliki potensi sebagai salah satu pasar penting untuk perkembangan tokenized RWA di kawasan Asia Pasifik.

“Potensi tokenized real-world assets secara global sangat besar, dan Indonesia semakin menunjukkan potensinya sebagai salah satu pasar yang paling menarik di kawasan Asia Pasifik,” kata Rania di jumpa pers di Jakarta, Jumat (18/9).

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore