
Ilustrasi trading bitcoin (Istimewa).
JawaPos.com — Perkembangan dunia trading kini tidak lagi berpusat pada satu instrumen saja. Integrasi antara pasar keuangan tradisional (TradFi) dan pasar kripto kian memicu tren strategi trading lintas aset (cross-asset).
Menjawab dinamika tersebut, ajang kompetisi trading King’s Cup Global Invitational (KCGI) 2026 resmi digelar dengan memperluas cakupan aset yang diperdagangkan, mulai dari crypto futures, perpetuals TradFi (saham, komoditas, logam mulia), hingga spot rToken yang merepresentasikan saham AS tertokenisasi.
Melalui format baru ini, performa peserta dari berbagai jenis pasar akan langsung dihitung dalam satu leaderboard PnL (Profit and Loss). Langkah ini menantang para trader untuk membaca pergerakan pasar secara lebih fleksibel dan mengelola alokasi modal di berbagai instrumen keuangan. Turnamen ini juga menyiapkan alokasi total hadiah hingga 3 juta USDT.
CEO Bitget, Gracy Chen dalam keterangan tertulisnya menyoroti perubahan lanskap trading yang menjadi latar belakang pembaruan kompetisi tahun ini.
“KCGI selalu mencerminkan salah satu hal yang membuat kripto begitu menarik: trader saling berkompetisi, mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pasar, dan berusaha mencari alpha,” ujar Gracy Chen.
Menuerut Gracy, yang membuat KCGI tahun ini semakin menarik adalah arena kompetisinya yang jauh lebih besar.
"Kripto, emas, saham, dan berbagai pasar lainnya kini semakin menyatu dalam dunia trading, sehingga menghadirkan semuanya dalam satu turnamen terasa seperti langkah yang tepat untuk mengikuti perkembangan dunia trading. Ini adalah perpaduan antara dunia TradFi yang semakin terintegrasi dengan semangat kompetitif yang sejak awal membuat kripto begitu menarik,” katanya.
Pada kompetisi tahun ini, struktur penilaian terbagi ke dalam lima kategori leaderboard di UEX Arena, mencakup PnL tim, volume trading crypto futures, volume TradFi perps, volume rToken, serta PnL individu. Kategori PnL tim menjadi alokasi terbesar dengan porsi 1 juta USDT dari total 2 juta USDT di arena utama. Apresiasi tambahan juga diberikan bagi tim yang aktif melakukan transaksi di ketiga segmen aset melalui program UEX Pioneer Captain Reward.
Pendaftaran turnamen telah dibuka mulai 26 Agustus, sedangkan masa kompetisi utama untuk kategori tim dan individu berlangsung pada 9–22 September. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 23–24 September, diikuti oleh acara penutupan secara livestream pada 25 September.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Kuching City vs Kitchee: The Cats Incar Poin, Wakil Hong Kong Ingin Beri Perlawanan
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022