Ilustrasi Dogecoin yang sedang menghadapi tren penurunan harga. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Setelah berbulan-bulan bergerak datar, Dogecoin (DOGE) tampaknya bersiap memasuki fase baru yang bisa mengubah peta pasar kripto. Sejumlah analis menilai dominasi pasar Dogecoin kini berada di titik krusial dan bisa memicu reli besar jika momentum ini berlanjut.
Dikutip dari News.bitcoin, Kamis (9/10), dominasi Dogecoin terhadap total kapitalisasi pasar kripto menunjukkan tanda-tanda breakout kuat setelah hampir tiga setengah tahun berada dalam tren menurun sejak 2021.
Analis kripto EtherNasyonal di platform X (dulu Twitter) menjelaskan bahwa Dogecoin pertama kali menembus garis resistensi utama pada November 2024, kemudian melakukan retest sukses pada Juni 2025.
Dalam beberapa pekan terakhir, pola “bullish pin bar” kembali muncul pada grafik, menandakan pembalikan tren dan meningkatnya tekanan beli.
“Dominasi DOGE bisa melonjak dari 0,95% ke sekitar 5,5%,” ujar EtherNasyonal. “Jika ini terjadi, kita bisa menyaksikan lonjakan harga yang eksplosif seperti siklus bullish besar sebelumnya.”
EtherNasyonal menambahkan, Dogecoin telah berevolusi dari sekadar lelucon internet menjadi fenomena finansial global. Dukungan dari tokoh seperti Elon Musk turut memperkuat identitas koin ini sebagai simbol komunitas dan inklusivitas di dunia kripto.
“Gambar anjing Shiba Inu yang dulu hanya meme, kini menjadi lambang komunitas global yang solid,” tulisnya.
Dogecoin kini memiliki fondasi yang lebih matang, didukung integrasi di berbagai bursa dan komunitas pengguna yang terus tumbuh.
Meski tren jangka panjang terlihat positif, pertempuran Dogecoin saat ini berada di zona resistensi USD 0,25–0,28 atau sekitar Rp 4.150–Rp 4.650. Harga saat ini bergerak di sekitar USD 0,24 (Rp 3.980).
Menurut analis Matt Hughes, grafik DOGE menunjukkan pola konsolidasi ketat yang bisa menjadi sinyal akumulasi sebelum ledakan harga. Ia mencatat pembentukan “higher lows” atau titik rendah yang makin tinggi, ciri umum dari fase penumpukan menjelang reli besar.
“Jika Dogecoin berhasil menembus USD 0,27 (Rp 4.480), target selanjutnya berada di kisaran USD 0,31–0,32 (Rp 5.150–Rp 5.310),” tulis Hughes. “Dari sana, potensi reli menuju USD 0,36 (Rp 5.970) terbuka lebar.”
Namun, jika Dogecoin kembali gagal menembus level kunci tersebut, fase konsolidasi bisa berlanjut hingga akhir Oktober.
Analis menilai hasilnya akan bergantung pada arus modal baru dan aktivitas komunitas, dua faktor yang historis sering menjadi pemicu reli besar Dogecoin.
Dengan dominasi pasar yang mulai meningkat dan pola teknikal mendukung, banyak pengamat yakin Dogecoin tengah bersiap menandai kembalinya era kejayaan memecoin di pasar kripto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022