Ilustrasi Cardano (ADA). (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Satu per satu altcoin mulai menunjukkan kekuatan. Kali ini giliran Cardano (ADA) yang mencuri perhatian pasar setelah naik 12 persen dalam tiga hari terakhir, dan kini sedang menguji level krusial USD 0,92 atau sekitar Rp 15.140.
Dikutip dari Beincrypto, Jumat (19/9), lonjakan ini didukung oleh data on-chain yang menunjukkan bahwa para pemegang jangka pendek (short-term holders/STH) mulai mengurangi aksi jual. Ditambah lagi, tekanan beli terhadap ADA meningkat, membuka peluang untuk breakout ke atas dalam waktu dekat.
Salah satu indikator yang diamati analis adalah Spent Coins Age Band (30–60 hari). Angka ini terus menurun sejak Senin (16/9), menunjukkan bahwa pemegang ADA yang menyimpan aset selama 30–60 hari kini lebih memilih untuk tetap hold daripada menjual.
Menurut penyedia data Santiment, jika angka ini turun, artinya token yang baru saja dibeli tidak langsung dijual, melainkan disimpan. Ini mengurangi tekanan jual yang biasanya menjadi biang volatilitas harga.
“Ketika trader jangka pendek menahan diri dari menjual, pasar menjadi lebih stabil dan potensi reli makin terbuka,” ujar Bitcoinist.
Tak hanya itu, indikator Chaikin Money Flow (CMF) juga ikut menguat tajam. Saat ini CMF berada di level 0,11, tertinggi dalam 42 hari terakhir. CMF mengukur arus masuk dan keluar dana berdasarkan volume transaksi. Angka positif seperti ini menandakan bahwa tekanan beli mengalahkan tekanan jual.
Dengan kata lain, kenaikan harga ADA kali ini bukan karena spekulasi semata, melainkan didukung oleh dana nyata yang masuk ke aset ini.
Para analis teknikal melihat bahwa ADA saat ini sedang mencoba menembus level resistensi USD 0,92 (Rp 15.140). Jika sukses ditutup di atas harga ini, target berikutnya adalah USD 0,98 atau sekitar Rp 16.130.
Namun, jika gagal dan tekanan jual kembali meningkat, harga Cardano bisa saja terkoreksi ke USD 0,84 atau sekitar Rp 13.818.
Kondisi pasar saat ini memang masih dalam fase konsolidasi, namun Cardano menjadi salah satu altcoin yang menunjukkan kekuatan teknikal paling solid, dibandingkan banyak aset kripto lain yang masih stagnan.
Bagi investor yang sudah masuk di harga bawah, momentum ini bisa menjadi sinyal untuk memantau potensi breakout. Namun tetap perhatikan area resistensi, karena pergerakan Cardano selanjutnya sangat bergantung pada volume beli yang mampu mempertahankan momentum bullish ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022