Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 September 2025 | 17.18 WIB

TRON Dipilih Pemerintah Amerika, Catat Data GDP Resmi di Blockchain Publik

Ilustrasi TRON yang dipilih oleh pemerintah Amerika Serikat untuk menyimpan data di Blockchain. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Dunia kripto mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya, data ekonomi resmi Amerika Serikat dicatat secara permanen di blockchain publik. Pilihannya jatuh kepada jaringan TRON, yang kini resmi menjadi mitra Departemen Perdagangan AS dalam mencatat data ekonomi penting secara onchain.

Dikutip dari Bitcoinist, Kamis (4/9), kolaborasi ini dimulai dengan pencatatan data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat kuartal kedua 2025.

Data pertumbuhan ekonomi sebesar 3,3 persen itu disertai kode transaksi blockchain (transaction hash) permanen: 3f05633fb894aa6d6610c980975cca732a051edbbf5d8667799782cf2ae04040, yang kini menjadi catatan tak terhapuskan di jaringan TRON.

Ini bukan sekadar kolaborasi simbolik. Langkah tersebut menunjukkan bahwa TRON kini dilihat sebagai infrastruktur digital yang layak diandalkan oleh institusi negara sebesar Amerika Serikat, apalagi dalam hal transparansi dan keamanan data.

TRON Jadi Jaringan Terpilih untuk Data Resmi

Departemen Perdagangan AS melalui Biro Analisis Ekonomi (BEA) menyampaikan bahwa pencatatan hash SHA256 dari data PDB resmi di blockchain TRON dilakukan sebagai bagian dari uji coba keterbukaan data. Dengan ini, publik global dapat mengakses dan memverifikasi data ekonomi tanpa batas dan tanpa manipulasi.

Dalam siaran pers, pihak TRON menyatakan bahwa mereka bangga menjadi blockchain publik pertama yang dipercaya mencatat data makroekonomi Amerika secara resmi. Ini merupakan pengakuan atas kemampuan TRON dalam menghadirkan skalabilitas tinggi, kecepatan transaksi mumpuni, dan efisiensi jaringan yang unggul.

“Dengan lebih dari USD 22 miliar atau sekitar Rp 362,9 triliun volume transaksi harian dan 8,8 juta transaksi per hari, TRON sudah membuktikan diri sebagai salah satu blockchain tersibuk dan paling andal di dunia,” tulis tim TRON dalam pernyataan resminya.

Momentum Besar untuk Industri Blockchain

Kemitraan ini menandai titik balik dalam pemanfaatan teknologi blockchain untuk kepentingan publik dan pemerintahan. Jika sebelumnya blockchain lebih dikenal sebagai alat transaksi kripto, kini ia mulai dilibatkan dalam pengelolaan dan publikasi data resmi negara.

Langkah Amerika ini juga memberi sinyal kepada negara lain untuk mempertimbangkan pendekatan serupa dalam menciptakan sistem transparansi yang lebih kuat di era digital.

Sementara itu, harga TRON (TRX) masih bergerak dalam tren naik meski pasar kripto sedang bergejolak. TRX tercatat stabil di kisaran USD 0,33 atau sekitar Rp 5.428, setelah sempat menyentuh puncak USD 0,36.

Secara teknikal, struktur harga TRX masih sehat. Garis rata-rata pergerakan (moving average) 50 hari tetap berada di atas MA 100 dan MA 200, yang menandakan tren jangka panjang masih positif.

Namun, jika harga gagal bertahan di area support USD 0,33 hingga USD 0,32 (sekitar Rp 5.284–Rp 5.264), maka koreksi bisa membawa harga kembali ke level permintaan Rp 4.771 (USD 0,29). Sebaliknya, jika momentum bullish kembali menguat, TRX berpeluang menembus kembali level USD 0,36 dan mengincar resistance selanjutnya di kisaran USD 0,40 atau sekitar Rp 6.580.

Dengan adanya kerja sama strategis bersama Pemerintah Amerika Serikat, prospek jangka panjang TRON terlihat semakin kokoh. Kini, pasar hanya tinggal menunggu apakah fundamental kuat tersebut akan mampu mendorong TRX menembus konsolidasi menuju kenaikan yang lebih tinggi pada September ini.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore