Casey Affleck. (Emily Andrews untuk New York Times)
JawaPos.com – Misteri identitas Satoshi Nakamoto, sosok di balik kelahiran Bitcoin, kini akan diangkat ke layar lebar oleh Hollywood. Disutradarai Doug Liman, yang dikenal lewat film The Bourne Identity dan Mr. & Mrs. Smith, proyek ini berjudul Killing Satoshi dan dijadwalkan mulai syuting Oktober di London, untuk rilis tahun 2026.
Film bergenre thriller konspirasi ini akan dibintangi oleh aktor peraih Oscar Casey Affleck (Manchester by the Sea) dan komedian Pete Davidson (The King of Staten Island). Namun hingga kini, karakter yang mereka perankan masih dirahasiakan.
Naskahnya ditulis oleh Nick Schenk, penulis skenario yang pernah berkolaborasi dengan Clint Eastwood dalam film Gran Torino dan The Mule. Ceritanya mengikuti upaya kelompok elit yang ingin menyembunyikan identitas asli Satoshi karena diyakini bisa mengguncang struktur kekuasaan global.
Menurut keterangan resmi dari tim produksi, film ini akan menggabungkan elemen intrik politik, spionase teknologi tinggi, dan lomba melawan waktu, saat berbagai kekuatan dunia seperti pemerintah, Wall Street, hingga Silicon Valley, saling berebut kendali informasi.
“Saya menyukai cerita tentang David melawan Goliath. Killing Satoshi mengikuti sosok-sosok antihero yang melawan orang-orang paling berkuasa di dunia. Pertarungan ini menyentuh akar dari apa itu uang dan siapa yang mengontrolnya,” ujar Doug Liman dalam keterangan resmi yang dikutip dari Variety, Sabtu (30/8).
Produser film ini adalah Ryan Kavanaugh, mantan bos Relativity Media yang pernah mendanai film-film besar seperti The Social Network, The Fighter, dan The Fast and the Furious. Setelah bangkrut pada 2015, Kavanaugh kembali ke Hollywood melalui proyek ini, yang juga mencerminkan ketertarikannya pada dunia kripto dalam beberapa tahun terakhir.
“Ini bukan cuma film tentang Bitcoin dan asal-usulnya yang misterius, tapi juga soal apa makna sesungguhnya dari Bitcoin itu sendiri,” kata Kavanaugh. Ia membandingkan pendekatan film ini dengan The Social Network yang mengulas asal mula Facebook.
Proyek ini dibiayai sepenuhnya oleh perusahaan produksi Proxima milik Kavanaugh, bekerja sama dengan Aperture Media Partners.
Produksi akan diawasi langsung oleh The Production Lens, perusahaan berbasis di Inggris yang didirikan Kavanaugh bersama Lawrence Grey (Yes Day, Lights Out) dan produser Garret Grant (The Matrix Resurrections, Blue Beetle).
Satoshi Nakamoto sendiri dikenal sebagai sosok yang menciptakan Bitcoin pada tahun 2009. Identitasnya hingga kini masih menjadi teka-teki.
Ia diperkirakan telah menambang sekitar 1 juta Bitcoin pada fase awal blockchain, yang kini nilainya mencapai USD 64 miliar atau sekitar Rp 1.043 triliun. Namun hingga kini, dompet digital yang dikaitkan dengan Nakamoto belum pernah melakukan transaksi, kecuali uji coba di masa awal.
Bagi para pendukung Bitcoin, Nakamoto adalah pahlawan yang menciptakan sistem keuangan alternatif yang memberi kendali kembali kepada individu. Tapi bagi pemerintah dan korporasi besar, ia adalah ancaman terhadap kontrol ekonomi yang selama ini terpusat.
Dengan kekuatan naskah, nama besar di balik kamera, dan isu yang sangat relevan dengan zaman, Killing Satoshi berpotensi menjadi film besar yang tak hanya menghibur, tapi juga menggugah perdebatan global soal siapa sebenarnya yang punya kendali atas uang — dan apa dampaknya jika kebenaran itu terbongkar.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
