Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16.22 WIB

Film Bitcoin Pertama Siap Tayang: ‘Killing Satoshi’ Dibintangi Casey Affleck dan Pete Davidson

Casey Affleck. (Emily Andrews untuk New York Times)

JawaPos.com – Misteri identitas Satoshi Nakamoto, sosok di balik kelahiran Bitcoin, kini akan diangkat ke layar lebar oleh Hollywood. Disutradarai Doug Liman, yang dikenal lewat film The Bourne Identity dan Mr. & Mrs. Smith, proyek ini berjudul Killing Satoshi dan dijadwalkan mulai syuting Oktober di London, untuk rilis tahun 2026.

Film bergenre thriller konspirasi ini akan dibintangi oleh aktor peraih Oscar Casey Affleck (Manchester by the Sea) dan komedian Pete Davidson (The King of Staten Island). Namun hingga kini, karakter yang mereka perankan masih dirahasiakan.

Naskahnya ditulis oleh Nick Schenk, penulis skenario yang pernah berkolaborasi dengan Clint Eastwood dalam film Gran Torino dan The Mule. Ceritanya mengikuti upaya kelompok elit yang ingin menyembunyikan identitas asli Satoshi karena diyakini bisa mengguncang struktur kekuasaan global.

Menurut keterangan resmi dari tim produksi, film ini akan menggabungkan elemen intrik politik, spionase teknologi tinggi, dan lomba melawan waktu, saat berbagai kekuatan dunia seperti pemerintah, Wall Street, hingga Silicon Valley, saling berebut kendali informasi.

“Saya menyukai cerita tentang David melawan Goliath. Killing Satoshi mengikuti sosok-sosok antihero yang melawan orang-orang paling berkuasa di dunia. Pertarungan ini menyentuh akar dari apa itu uang dan siapa yang mengontrolnya,” ujar Doug Liman dalam keterangan resmi yang dikutip dari Variety, Sabtu (30/8).

Produser film ini adalah Ryan Kavanaugh, mantan bos Relativity Media yang pernah mendanai film-film besar seperti The Social Network, The Fighter, dan The Fast and the Furious. Setelah bangkrut pada 2015, Kavanaugh kembali ke Hollywood melalui proyek ini, yang juga mencerminkan ketertarikannya pada dunia kripto dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini bukan cuma film tentang Bitcoin dan asal-usulnya yang misterius, tapi juga soal apa makna sesungguhnya dari Bitcoin itu sendiri,” kata Kavanaugh. Ia membandingkan pendekatan film ini dengan The Social Network yang mengulas asal mula Facebook.

Proyek ini dibiayai sepenuhnya oleh perusahaan produksi Proxima milik Kavanaugh, bekerja sama dengan Aperture Media Partners.

Produksi akan diawasi langsung oleh The Production Lens, perusahaan berbasis di Inggris yang didirikan Kavanaugh bersama Lawrence Grey (Yes Day, Lights Out) dan produser Garret Grant (The Matrix Resurrections, Blue Beetle).

Satoshi Nakamoto sendiri dikenal sebagai sosok yang menciptakan Bitcoin pada tahun 2009. Identitasnya hingga kini masih menjadi teka-teki.

Ia diperkirakan telah menambang sekitar 1 juta Bitcoin pada fase awal blockchain, yang kini nilainya mencapai USD 64 miliar atau sekitar Rp 1.043 triliun. Namun hingga kini, dompet digital yang dikaitkan dengan Nakamoto belum pernah melakukan transaksi, kecuali uji coba di masa awal.

Bagi para pendukung Bitcoin, Nakamoto adalah pahlawan yang menciptakan sistem keuangan alternatif yang memberi kendali kembali kepada individu. Tapi bagi pemerintah dan korporasi besar, ia adalah ancaman terhadap kontrol ekonomi yang selama ini terpusat.

Dengan kekuatan naskah, nama besar di balik kamera, dan isu yang sangat relevan dengan zaman, Killing Satoshi berpotensi menjadi film besar yang tak hanya menghibur, tapi juga menggugah perdebatan global soal siapa sebenarnya yang punya kendali atas uang — dan apa dampaknya jika kebenaran itu terbongkar.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore