Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Maret 2025 | 18.13 WIB

Hari Perempuan Internasional, Inilah 11 Perempuan Berpengaruh di Kripto, AI, sampai Blockchain

 

Dari kiri: Kathleen Breitman, Fei Fei Li, Trish Costello, Shellye Archambeau, dan dr Anino Emuwa.

JawaPos.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi blockchain, kecerdasan buatan (AI), dan keuangan digital, semakin banyak perempuan yang memainkan peran utama dalam membentuk masa depan industri ini.

Hari Perempuan Internasional 2025 bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momen untuk menyoroti pemimpin perempuan yang mendobrak batasan dan menciptakan inovasi di dunia teknologi dan bisnis.

Dilansir dari Forbes, berikut adalah 11 perempuan pionir yang membawa perubahan signifikan dalam AI, Web3, blockchain, dan kepemimpinan bisnis.

Perempuan di Web3 & Blockchain

1. Kathleen Breitman – Revolusi Blockchain dengan Tezos

Sebagai co-founder Tezos, Kathleen Breitman telah menciptakan platform blockchain yang memungkinkan sistem smart contract berkembang secara otomatis tanpa campur tangan pihak ketiga.

Dengan nilai pasar lebih dari USD 1 miliar, Tezos menjadi contoh nyata bagaimana blockchain dapat memberdayakan komunitas tanpa perantara.

Mengapa penting? Breitman membuktikan bahwa desentralisasi bisa menjadi solusi untuk ekonomi digital yang lebih transparan dan adil.

2. Adriann Guy – Membangun Ekonomi Kreatif Web3

Sebagai co-founder CreateHer, Adriann Guy menciptakan platform yang memungkinkan perempuan mengekspresikan kreativitas mereka melalui NFT, aset Web3, dan branding digital.

Mengapa penting? Teknologi Web3 sering kali dianggap eksklusif, dan Guy berusaha menjembatani kesenjangan itu dengan menjadikan teknologi lebih inklusif dan mudah diakses.

Perempuan di AI & Etika Teknologi

3. Fei-Fei Li – Etika AI dan Pengaruh Sosial

Sebagai profesor di Stanford dan pelopor dalam computer vision, Fei-Fei Li memastikan bahwa AI dikembangkan secara etis dan inklusif.

Mengapa penting? Tanpa prinsip etika yang jelas, AI dapat memperkuat bias yang merugikan kelompok tertentu. Li berperan dalam membentuk regulasi AI agar lebih adil bagi semua.

4. Navrina Singh – Memimpin Regulasi AI Global

Sebagai CEO Credo AI, Singh telah menciptakan standar global untuk transparansi dan akuntabilitas dalam AI.

Mengapa penting? Dalam dunia yang semakin tergantung pada AI, regulasi yang adil dan bertanggung jawab adalah kunci untuk memastikan teknologi ini tidak disalahgunakan.

Perempuan di Investasi & Keuangan

5. Trish Costello – Membuka Jalan untuk Investor Perempuan

Sebagai pendiri Portfolia, Costello telah membawa lebih banyak perempuan ke dalam dunia investasi dan membantu mereka mendanai startup perempuan.

Mengapa penting? Kapital ventura masih didominasi laki-laki, dan Costello membuktikan bahwa perempuan juga bisa memainkan peran besar dalam investasi global.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore