Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Oktober 2025, 16.30 WIB

Melania Trump Kembali Promosikan Koin Meme Solana, Harga Masih Anjlok 98%

Istri Donald Trump, Melania Trump, tak pernah terlihat sejak Trump mencolonkan diri lagi sebagai presiden AS. Saat Trump menghadiri sidang dakwaan, Melania juga tak hadir. - Image

Istri Donald Trump, Melania Trump, tak pernah terlihat sejak Trump mencolonkan diri lagi sebagai presiden AS. Saat Trump menghadiri sidang dakwaan, Melania juga tak hadir.

JawaPos.com – Setelah hampir 10 bulan bungkam, Melania Trump kembali muncul dengan mempromosikan koin meme berbasis Solana bernama MELANIA. Istri mantan Presiden Amerika Serikat itu mengunggah video berbasis AI di akun X resminya dengan caption “Into the Future,” sekaligus menandai akun resmi token tersebut.

Dikutip dari BeInCrypto, Jumat (3/10), unggahan itu sempat memicu lonjakan harga koin dari USD 0,16 atau sekitar Rp 2.660 menjadi USD 0,19 atau Rp 3.160. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama, karena kini token kembali turun ke USD 0,18 atau Rp 2.990 per koin.

Padahal, pada Januari lalu token ini pernah menyentuh puncak USD 13,73 atau Rp 228.000. Artinya, nilai MELANIA sudah anjlok lebih dari 98 persen dari level tertingginya.

Meski Melania Trump kembali mengangkat proyek ini, banyak pihak menyoroti kontroversi lama yang belum dijawab. Platform analitik Bubblemaps mencatat bahwa pada April lalu tim di balik proyek MELANIA memindahkan dan menjual lebih dari USD 30 juta atau Rp 499,5 miliar token komunitas tanpa penjelasan.

Dari jumlah itu, sekitar USD 10 juta atau Rp 166 miliar diambil dari pool komunitas dan dijual langsung.

Melania Trump tidak menyinggung soal USD 10 juta token komunitas yang dijual dari dompet tim. Hanya mengunggah video AI setelah 10 bulan diam,” tulis Bubblemaps dalam postingan terbaru.

Lebih jauh, data on-chain juga menunjukkan tim proyek sempat menjual USD 1,5 juta atau Rp 24,9 miliar token dalam tiga hari, menggunakan strategi mirip Dollar-Cost Averaging (DCA). Langkah itu membuat tekanan jual berkelanjutan di pasar, tanpa menimbulkan gejolak crash besar, namun tetap merugikan komunitas.

MELANIA pertama kali diluncurkan pada masa Donald Trump menjabat Presiden. Saat itu, koin ini langsung meroket sebelum akhirnya jatuh bebas. Berbeda dengan token TRUMP yang beberapa kali naik harga berkat pengumuman kebijakan, MELANIA tidak pernah pulih.

Namun, TRUMP token juga tidak lepas dari kritik. Puncaknya pada Mei lalu ketika Donald Trump mengundang 220 pemegang token terbesar ke jamuan makan malam eksklusif di klub golf miliknya di Virginia.

Acara ini menuai kecaman karena dianggap memanfaatkan jabatan publik untuk keuntungan finansial pribadi, apalagi harga token sempat naik usai acara dipublikasikan.

Kembalinya Melania Trump mempromosikan koin meme Solana miliknya justru membuka kembali kontroversi lama soal penjualan token komunitas. Harga yang sudah terjun bebas hingga 98 persen membuat investor semakin skeptis, meskipun promosi terbaru sempat memicu lonjakan singkat.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore