Ilustrasi kebijakan Donald Trump berimbas pada naiknya harga aset kripto. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Rencana ambisius Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membuka akses investasi kripto dalam program pensiun 401(k) mulai mendapat dukungan luas di parlemen.
Sekelompok legislator dari Partai Republik mendesak Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) agar segera melaksanakan perintah eksekutif Trump terkait perluasan aset alternatif bagi para pensiunan.
Perintah eksekutif itu tercantum dalam Executive Order 14330 yang ditandatangani pada Rabu (7/8) lalu waktu Amerika, dan kini menjadi pusat perhatian pasar keuangan.
Surat dukungan resmi terhadap perintah tersebut dikirim pada Ketua SEC Paul Atkins oleh French Hill, Ketua Komite Jasa Keuangan DPR Amerika, bersama dengan Ann Wagner, Ketua Subkomite Pasar Modal, serta tujuh anggota parlemen lainnya.
“Kami mendukung penuh Perintah Eksekutif Presiden Trump mengenai ‘Demokratisasi Akses Aset Alternatif untuk Investor 401(k)’,” tulis para legislator dalam surat tersebut, seperti dikutip dari News.Bitcoin, Selasa (23/9).
Mereka mengutip langsung isi kebijakan Trump yang menyatakan bahwa semua warga Amerika yang sedang mempersiapkan masa pensiunnya harus memiliki akses ke dana yang mencakup investasi pada aset alternatif, termasuk aset digital.
Secara spesifik, perintah tersebut mendefinisikan "aset alternatif" sebagai kepemilikan dalam instrumen investasi yang dikelola aktif dan berfokus pada aset digital. Artinya, perintah ini secara langsung membuka peluang bagi kripto seperti Bitcoin dan Ethereum untuk dimasukkan ke dalam portofolio dana pensiun 401(k), tergantung pada penilaian fiduciary plan (pengelola dana pensiun) yang sah.
Para anggota DPR itu menilai bahwa perubahan regulasi diperlukan agar pengelola dana pensiun dapat mempertimbangkan aset kripto sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang bermanfaat bagi peserta program pensiun.
“Kami percaya, diversifikasi melalui akses ke aset digital bisa memperkuat portofolio pensiun masyarakat Amerika dalam jangka panjang,” tulis mereka lagi dalam surat tersebut.
Surat itu juga meminta SEC untuk berkoordinasi dengan Departemen Tenaga Kerja guna merevisi aturan yang ada, serta meninjau ulang rancangan undang-undang bipartisan dalam Kongres ke-119 yang bisa mengubah definisi investor terakreditasi.
Meskipun sejumlah pihak mengingatkan bahwa investasi di aset digital tergolong berisiko tinggi dan belum cocok untuk investor pemula, para pendukungnya percaya bahwa regulasi yang tepat akan membuka jalan bagi pertumbuhan dana pensiun yang lebih optimal dan modern.
Jika usulan ini dilaksanakan, akan terjadi pergeseran besar dalam lanskap investasi dana pensiun di Amerika Serikat. Bukan tidak mungkin, dalam waktu dekat masyarakat Amerika bisa menabung untuk masa pensiun sambil memiliki eksposur legal terhadap aset seperti Bitcoin, Ethereum, bahkan mungkin Dogecoin.
Saat ini, harga 1 Bitcoin berada di kisaran Rp 1,87 miliar (USD 112.686), menandakan betapa besar potensi nilai investasi jangka panjang yang dimiliki aset ini.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
