
Elon Musk dan Tim Cook disebut akan ikut dalam delegasi bisnis AS ke Tiongkok / Foto: (ABC News)
JawaPos.com — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan membawa sejumlah tokoh berpengaruh dari sektor teknologi, keuangan, hingga manufaktur dalam kunjungan resminya ke Tiongkok pekan ini. Kehadiran para eksekutif tersebut menunjukkan bahwa hubungan Washington–Beijing kini semakin ditentukan oleh kekuatan korporasi global dan rantai pasok teknologi.
Nama-nama besar yang diperkirakan ikut dalam delegasi resmi itu antara lain CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk, CEO Apple Tim Cook, CEO BlackRock Larry Fink, hingga pimpinan Boeing, Meta, Visa, Goldman Sachs, Mastercard, Qualcomm, dan Citi. Kehadiran para eksekutif tersebut memperlihatkan bagaimana agenda perdagangan, kecerdasan buatan, energi, dan manufaktur kini menjadi inti hubungan dua ekonomi terbesar dunia.
Dilansir dari ABC News, Selasa (12/5/2026), sebanyak 17 eksekutif Amerika Serikat akan bergabung dalam perjalanan Trump ke Beijing. Media itu melaporkan bahwa Trump akan bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping di tengah meningkatnya ketegangan ekonomi dan teknologi antara kedua negara. “Washington dan Beijing berada dalam ketegangan terkait berbagai isu utama mulai dari tarif perdagangan hingga perang Iran dan Taiwan,” tulis ABC News.
Selain Musk, Cook, dan Fink, delegasi tersebut juga diisi Dina Powell McCormick dari Meta, Kelly Ortberg dari Boeing, Ryan McInerney dari Visa, Stephen Schwarzman dari Blackstone, Brian Sikes dari Cargill, Jane Fraser dari Citi, David Solomon dari Goldman Sachs, Jacob Thaysen dari Illumina, hingga Michael Miebach dari Mastercard. Sementara itu, CEO Cisco Chuck Robbins disebut diundang, tetapi batal hadir karena agenda laporan keuangan perusahaan.
Kunjungan ini menjadi ujian penting bagi gencatan perang dagang yang masih rapuh antara Washington dan Beijing. Sebelumnya, kedua negara sempat saling memberlakukan tarif lebih dari 100 persen terhadap sejumlah produk sebelum akhirnya ditangguhkan usai pertemuan Trump dan Xi di Korea Selatan pada Oktober 2025.
Reuters melaporkan pemerintah AS dan Tiongkok diperkirakan akan membentuk forum baru untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi bilateral. Selain itu, Beijing disebut tengah menyiapkan pengumuman pembelian pesawat Boeing, produk pertanian Amerika Serikat, serta energi sebagai bagian dari paket kerja sama baru.
Di sisi lain, isu kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) diperkirakan menjadi salah satu topik paling sensitif dalam pertemuan Trump dan Xi. ABC News menulis, “Ketika Trump terakhir kali mengunjungi Tiongkok pada 2017, kecerdasan buatan belum menjadi pusat kekuatan global. Kini, situasinya berubah.”
Perusahaan-perusahaan teknologi Amerika Serikat juga menghadapi dilema besar. Banyak rantai pasok industri teknologi global masih sangat bergantung pada manufaktur Tiongkok, sementara Washington terus memperketat pembatasan ekspor cip AI canggih ke Beijing. Kondisi tersebut membuat tokoh seperti Tim Cook dan Elon Musk memiliki posisi strategis dalam negosiasi ekonomi kedua negara.
Sementara itu, BBC melaporkan bahwa juru bicara Illumina menyatakan CEO perusahaan tersebut, Jacob Thaysen, “merasa terhormat menjadi bagian dari delegasi ini” dan berharap kunjungan ke Tiongkok dapat menjadi “kesempatan untuk memperkuat hubungan serta membentuk masa depan pengobatan presisi berbasis genetika.”
Di luar isu perdagangan dan teknologi, pertemuan Trump dan Xi juga dibayangi eskalasi perang Iran yang mulai mengguncang stabilitas energi global. Trump diperkirakan akan menekan Tiongkok agar menggunakan pengaruh ekonominya terhadap Teheran guna membantu membuka jalan negosiasi dengan Washington.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
