Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 April 2025 | 00.12 WIB

Cardano dan Ethereum Kompak Pakai RISC-V, Ini Alasannya

Pendiri Cardano (ADA) Charles Hoskinson. (Chartwell Speakers) - Image

Pendiri Cardano (ADA) Charles Hoskinson. (Chartwell Speakers)

JawaPos.com – Dua tokoh besar dunia kripto, Vitalik Buterin dari Ethereum dan Charles Hoskinson dari Cardano, tampaknya kini berada dalam satu pandangan.

Hal ini terjadi usai Buterin mengusulkan perubahan radikal dalam cara kerja Ethereum dengan mengganti Ethereum Virtual Machine (EVM) dengan arsitektur RISC-V.

Hoskinson langsung menanggapi dengan kalimat singkat namun penuh makna: “It makes sense. We are using RISC-V with BitVMX. It’s the future.”

Buterin mengungkapkan gagasannya melalui forum Ethereum Magicians. Ia menyebut proposal itu sebagai langkah ambisius, setara dengan proyek beam-chain di sisi konsensus.

Menurutnya, mengganti EVM dengan RISC-V akan membuat lapisan eksekusi Ethereum jauh lebih efisien dan menyederhanakan kode inti jaringan.

Ia memastikan bahwa model akun dan opcode seperti SLOAD, SSTORE, dan CALL tetap dipertahankan, tetapi akan diekspos sebagai syscall RISC-V.

Kontrak pintar gaya lama yang berbasis EVM juga masih akan berfungsi penuh dan dapat berinteraksi dua arah dengan kontrak berbasis RISC-V.

Salah satu motivasi utama Buterin adalah efisiensi dalam membuktikan eksekusi EVM di dalam zero-knowledge proof (ZK).

Berdasarkan data dari ZK-EVM milik Succinct, eksekusi blok menyumbang hampir setengah dari waktu proving, dan hal ini bisa dipangkas hingga 100 kali jika menggunakan mesin virtual RISC-V secara langsung.

Cardano Sudah Duluan Pakai RISC-V

Menariknya, Cardano justru sudah lebih dulu mengembangkan arsitektur berbasis RISC-V. Dengan menggunakan proyek BitVMX, Cardano membangun integrasi antara jaringan mereka dengan ekosistem Bitcoin, memungkinkan kontrak pintar Plutus dan Aiken dijalankan lintas jaringan.

Pendekatan ini juga dirancang agar zero-knowledge proof lebih efisien dan aman tanpa perlu bridge terpusat.

Hoskinson menyebut adopsi RISC-V sebagai masa depan karena sifatnya yang terbuka, fleksibel, dan lebih ramah terhadap sistem bukti kriptografis.

Tak seperti EVM yang kompleks atau Bitcoin Script yang terlalu kaku, RISC-V memiliki keseimbangan yang pas untuk pengembangan lintas rantai dan pembuktian ZK.

Akankah Ethereum Berani Ubah Jalur?

Namun, jalan Ethereum untuk benar-benar mengadopsi RISC-V belum tentu mulus. Tim inti pengembang Ethereum dikenal konservatif, dan saat ini masih disibukkan dengan agenda besar lain seperti Beacon-chain merge, upgrade Cancun/Deneb, dan inisiatif menuju jaringan tanpa status (statelessness).

Meski demikian, dukungan terbuka dari pesaing besar seperti Cardano memberi sinyal kuat bahwa komunitas mulai menyadari pentingnya evolusi arsitektur jaringan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore