
Ilustrasi Solana. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Harga Solana (SOL) melonjak lebih dari 12 persen dalam sehari terakhir setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penundaan tarif impor selama 90 hari.
Namun di balik lonjakan tersebut, para analis menilai bahwa tekanan jual masih dominan dan pergerakan harga belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan jangka panjang.
Dikutip dari BeInCrypto, Kamis (10/4), beberapa indikator teknikal utama seperti RSI (Relative Strength Index), BBTrend (Bollinger Band Trend), dan EMA (Exponential Moving Average) justru memberikan sinyal bearish.
Ini menunjukkan bahwa meskipun ada dorongan naik sementara, kepercayaan pembeli masih lemah.
RSI Solana saat ini berada di level 45,52—masih berada di bawah garis tengah 50, yang menandakan pasar masih belum sepenuhnya dikuasai oleh pembeli.
Dua hari lalu, RSI sempat menyentuh titik jenuh jual di angka 21,53 sebelum akhirnya mulai stabil. Meski tekanan jual ekstrem mulai mereda, RSI yang belum menembus angka 50 menjadi sinyal bahwa pasar masih ragu-ragu.
"Jika RSI gagal menembus di atas 50 dalam waktu dekat, itu bisa berarti harga SOL akan bergerak stagnan atau bahkan kembali turun," tulis laporan BeInCrypto.
Sementara itu, indikator BBTrend menunjukkan angka -14,19, level terendah sejak 13 Maret. Nilai negatif ini mencerminkan meningkatnya tekanan jual dan potensi masuknya Solana ke fase bearish yang lebih dalam. Semakin rendah nilai BBTrend, semakin kuat tekanan turunnya.
Secara teknikal, struktur pergerakan harga Solana juga menunjukkan pola menurun. Indikator EMA menegaskan bahwa rata-rata pergerakan jangka pendek masih berada jauh di bawah jangka panjang, memperlihatkan dominasi penjual.
Jika tekanan jual berlanjut, Solana diperkirakan bisa kembali turun ke level support sekitar USD 95 atau sekitar Rp 1,55 juta (kurs Rp 16.400 per USD). Jika level ini jebol, SOL bisa kembali menyentuh harga di bawah USD 90 atau sekitar Rp 1,47 juta, level yang belum terlihat sejak Januari 2024.
Namun jika pembeli berhasil mempertahankan momentum dan menembus resistance di USD 120 (sekitar Rp 1,97 juta), harga Solana berpeluang naik menuju USD 134 atau sekitar Rp 2,2 juta.
Dengan kondisi saat ini, Solana tengah berada di titik krusial. Apakah bisa menembus batas atas dan lanjut naik, atau kembali terperosok ke bawah tekanan pasar.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
