Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 17.45 WIB

EOS Network Berubah Jadi Vaulta: Langkah Baru Menuju Perbankan Web3

EOS Network. (Official Website)

JawaPos.com – EOS Network, salah satu blockchain dengan rekor pendanaan terbesar melalui Initial Coin Offering (ICO), resmi mengumumkan rebranding menjadi Vaulta.

Langkah ini menandai pergeseran strategis menuju layanan perbankan Web3, dengan peluncuran token baru serta pembentukan dewan penasihat khusus untuk mendukung arah baru perusahaan.

Menurut pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (18/3), transisi ke Vaulta dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2025.

Pergantian ini mencakup peluncuran Vaulta Token yang akan menggantikan token EOS saat ini. Token baru tersebut nantinya tersedia di hampir 140 bursa tempat EOS diperdagangkan, dengan opsi pertukaran yang akan dibuka pada bulan yang sama. Namun, detail teknis dan ticker token Vaulta masih dirahasiakan.

Selain perubahan nama dan token, Vaulta akan mewarisi infrastruktur EOS Network yang sudah ada, termasuk integrasi dengan solusi perbankan digital Bitcoin, exSat.

Infrastruktur ini akan mendukung sistem BankingOS milik Vaulta, yang menyediakan berbagai layanan keuangan melalui kemitraan dengan Ceffu, Spirit Blockchain, dan Blockchain Insurance Inc.

Langkah rebranding ini menjadi titik balik besar bagi EOS, yang pertama kali diluncurkan pada Juni 2018 setelah mengumpulkan dana USD 4,1 miliar atau sekitar Rp 66,42 triliun dalam ICO selama setahun penuh.

Kala itu, EOS sempat masuk dalam jajaran 10 besar aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, nilainya terus merosot hingga kini bertengger di peringkat 95 menurut CoinGecko.

Sejumlah analis berpendapat bahwa kegagalan EOS dalam mempertahankan dominasinya di pasar kripto disebabkan oleh kurangnya dukungan dan arahan dari Block.one, perusahaan yang mengembangkan EOS.

Bahkan, Block.one sempat tersandung masalah hukum dengan harus membayar penyelesaian senilai USD 24 juta atau sekitar Rp 388 miliar kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pada September 2019. Sejak saat itu, fokus Block.one tampaknya beralih ke proyek lain seperti platform sosial berbasis NFT, Voice, serta bursa kripto Bullish.

Douglas Horn, CEO Goodblock, menilai bahwa sejak awal investor EOS telah disesatkan. Dalam wawancaranya dengan Cointelegraph Magazine pada 2023, ia mengatakan, "Block.one melakukan ICO yang menipu, entah itu disengaja sejak awal atau tidak."

Dengan rebranding menjadi Vaulta, perusahaan kini berusaha membangun kembali reputasi dan visinya sebagai penyedia layanan perbankan Web3. Namun, masih harus dilihat apakah langkah ini akan berhasil mengembalikan kepercayaan investor dan komunitas kripto.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore