
Mom Uung. (Instagram)
JawaPos.com – Tantangan dalam proses menyusui, mulai dari kurangnya edukasi hingga dukungan keluarga, mencerminkan perjuangan perempuan masa kini. Menyambut Hari Kartini, Mom Uung, merek lokal asal Surabaya yang berfokus pada produk ibu menyusui, mempertegas komitmennya untuk memberdayakan perempuan Indonesia melalui setiap langkah bisnisnya.
Berdasarkan data WHO, pemberian ASI eksklusif merupakan langkah kunci dalam mencegah stunting pada anak. Namun, di Indonesia, angka stunting masih mencapai 21,5%, dengan target penurunan hingga 18% pada 2025. Di balik pentingnya ASI, banyak ibu menghadapi kesulitan, merasa terisolasi, dan kurang didukung selama masa menyusui.
Pengalaman pribadi Jonathan dan Uung, pasangan pendiri Mom Uung, menjadi landasan berdirinya merek ini. Mereka menyadari bahwa menyusui merupakan perjuangan penuh pengorbanan, mulai dari kelelahan, rasa nyeri, hingga kekhawatiran akan tumbuh kembang anak. Dari sinilah Mom Uung hadir sebagai #SahabatPejuangASI, tidak hanya menyediakan produk seperti booster ASI, camilan sehat, dan pompa ASI, tetapi juga memberikan layanan konsultasi gratis 24 jam sebagai ruang aman bagi para ibu.
“Kami memahami bahwa fase menyusui adalah momen indah yang tak selalu mudah. Banyak ibu merasa kebingungan dan kewalahan. Karena itu, kami hadir untuk mendampingi dan menguatkan mereka,” ujar Jonathan Handoko Putra, Pendiri Mom Uung.
Fokus Mom Uung adalah membangun komunitas ibu. Dengan pendekatan langsung, mereka berhasil menjangkau lebih dari 200.000 ibu di seluruh Indonesia, menyediakan ruang diskusi, edukasi, dan dukungan melalui konselor bersertifikat.
Artis bersama produk Mom Uung. (Instagram)
Pada 2019, Mom Uung memperluas jangkauannya melalui kolaborasi dengan Lazada. Langkah ini memungkinkan mereka menjangkau lebih banyak ibu di berbagai daerah. Lazada tidak hanya menjadi mitra penjualan, tetapi juga berbagi visi dalam mendukung UMKM dan pemberdayaan perempuan.
Dengan memanfaatkan fitur seperti Seller Center, Gratis Ongkir, dan LazAffiliates, Mom Uung berhasil meningkatkan skala bisnis dan kedekatan dengan pelanggan. Selama kampanye Ramadan Mega Sale, misalnya, mereka mencatat peningkatan pesanan lebih dari dua kali lipat.
“Lazada membantu kami berkembang berkelanjutan sejak 2019. Fitur seperti Seller Center memudahkan kami memahami perilaku konsumen,” kata Jonathan.
Mom Uung tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga edukasi. Data komunitas mereka menunjukkan 87% anggotanya berhasil beralih dari susu formula ke ASI eksklusif. Kini, mereka fokus pada pentingnya menyusui lanjutan pasca-MPASI, di mana banyak ibu pekerja kesulitan melanjutkan ASI.
Untuk mendukung ibu pekerja, Mom Uung meluncurkan pompa ASI sebagai solusi praktis. Produk ini memungkinkan ibu tetap berkarier tanpa mengorbankan peran sebagai ibu.
Dalam momentum Hari Kartini, Mom Uung dan Lazada berkomitmen memperluas ruang bagi perempuan untuk berkembang. “Ekonomi digital harus inklusif dan transformatif. Kolaborasi dengan Mom Uung membuktikan bahwa teknologi dan misi kuat bisa menciptakan dampak besar,” pungkas Amelia Tediarjo, Head of Operations Lazada Indonesia.
Ke depan, Mom Uung dan Lazada akan terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui produk berkualitas dan dukungan komunitas.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
