
Diabetes tipe 2 sangat dipengaruhi oleh pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Perbaiki pola makan bisa mengontrol gula darah dengan baik. (Live strong)
JawaPos.com - Orang dengan diabetes biasanya disebabkan akibat asupan gula yang berlebihan. Sehingga dengan mengubah pola hidup dan membatasi asupan yang tak sehat, seseorang bisa mengendalikan gula darahnya terutama untuk pasien diabetes.
"Perlu dipahami bahwa diabetes sebenarnya adalah penyakit gaya hidup yang disebabkan gaya hidup tidak sehat", kata ahli gizi dari India, Munmun Garewal dalam sebuah posting Instagram.
Oleh karena itu, beberapa perubahan dalam gaya hidup seseorang dapat membantu mengelola kondisi tersebut. Dia membuat daftar kegiatan sederhana yang dapat dimasukkan ke dalam rutinitas harian seseorang seperti dilansir dari Indian Express, Kamis (28/1).
Baca Juga: Kadar Gula Darah Tinggi Meski Bukan Diabetes, Picu Keparahan Covid-19
1. Ubah gaya hidup Anda
Menurutnta diabetes tidak melulu disebabkan oleh makan yang manis-manis atau mengonsumsi gula. Ini sebenarnya adalah penyakit gaya hidup yaitu konsekuensi dari mengikuti gaya hidup yang tidak sehat.
"Adopsi perubahan gaya hidup yang berfokus pada pola makan yang benar dan seimbang, berolahraga secara konsisten, dan mengatur waktu tidur,” tulisnya.
2. Diet diabetes
Jangan rakus. Makan sesuai rasa lapar dan makan pada waktu yang tepat sambil menjaga gula darah tetap stabil.
Karbohidrat sangat penting bagi penderita diabetes. Hanya saja jauhi variasi olahan seperti biskuit, kue, muffin, dan lainnya.
3. Kandungan Gizi
Menambahkan lemak baik ke dalam makanan bisa menurunkan indeks glikemik (GI)nya. Semakin banyak lemak baik, semakin lambat gula (karbohidrat) dicerna, dan lebih rendah indeks glikemik. Tambahkan kacang-kacangan dan biji-bijian ke dalam makanan Anda.
Lalu protein membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Santap makanan sehat seperti telur dan ikan sehingga memiliki profil protein yang optimal atau lengkap.
4. Olahraga
The American Diabetes Association menyarankan untuk melakukan olahraga 150 menit per minggu. Memasukkan latihan kekuatan sangat penting untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Latihan kekuatan terstruktur dan progresif meningkatkan cara tubuh menggunakan insulin dan memungkinkan glukosa untuk menyebar ke seluruh tubuh dengan lebih baik.
5. Pentingnya tidur nyenyak
Kurang tidur atau tidur pada jam-jam yang tidak teratur menyebabkan 'jam tubuh' kita tidak berfungsi. Dan akibatnya mempengaruhi proses biologis alami seperti sekresi insulin. Pastikan tidur yang nyenyak, pastikan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama agar tubuh sepenuhnya sinkron dengan jam tubuh.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/PXta5h5k7S0
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022