Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Dimas Choirul
Senin, 26 Oktober 2026 | 22.13 WIB

2 Tahun Program Cek Kesehatan Gratis Sasar 179 Juta, Pemerintah Perluas Akses Layanan

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). (Dok. Setpres). - Image

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). (Dok. Setpres).

JawaPos.com – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah diikuti lebih dari 179 juta orang secara akumulatif sejak 2025 hingga Oktober 2026. Capaian tersebut menjadi salah satu program kesehatan yang disoroti pemerintah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Hariqo Wibawa Satria mengatakan, program CKG diikuti 70 juta orang sepanjang 2025 dan lebih dari 109 juta orang hingga Oktober 2026.

"Sehingga secara akumulatif sudah lebih dari 179 juta orang mengikuti program ini sejak 2025," kata Hariqo dalam Workshop Penguatan Komunikasi Kehumasan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di Medan, dikutip Jumat (26/10).

Menurut Hariqo, program tersebut mencerminkan perubahan pendekatan pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat. Pemeriksaan kesehatan yang sebelumnya berbiaya kini menjadi hak setiap warga.

Selain CKG, pemerintah juga meningkatkan kapasitas layanan rumah sakit di daerah serta tunjangan khusus untuk dokter.

"Sebanyak 66 rumah sakit daerah ditingkatkan kelasnya agar mampu menangani kanker, stroke, jantung, dan ginjal di dekat rumah warga. Pemerintah juga menetapkan tunjangan khusus Rp30.012.000 per bulan bagi dokter spesialis dan subspesialis yang bertugas di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan melalui Perpres 81 Tahun 2025," katanya.

Hariqo menegaskan, capaian program pemerintah perlu disampaikan kepada masyarakat dengan menjelaskan hasil sekaligus tujuan kebijakannya. Komunikasi pemerintah juga perlu membuka ruang bagi masukan dan kritik publik.

"Sesuai arahan Presiden, komunikasi pemerintah hari ini bukan lagi sekadar menyampaikan, tetapi juga mendengar. Masukan dan kritik masyarakat adalah bagian dari pelayanan, dan humas daerah berada di posisi paling dekat untuk mendengarnya lebih dulu," ujarnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore