Ilustrasi bayi yang menangis/Magnific
JawaPos.com-Makanan Pendamping Asi (MPASI) pada umumnya diberikan pada bayi usia 6 bulan.
Namun, ketika bayi sudah mulai mengkonsumsi MPASI, bukan berarti semua jenis makanan dapat diberikan dengan aman.
Beberapa bahan makanan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan karena sistem pencernaan dan organ tubuh bayi masih berkembang.
Selain itu, makanan yang tidak diolah dengan benar dapat menjadi sumber bakteri dan mikroorganisme berbahaya pada bayi.
Konsumsi bayi adalah tanggungjawab orang tua maupun pihak lain yang turut memberikan makanan, seperti pengasuh dan anggota keluarga lainya.
Pemilihan makanan yang tidak tepat dapat memicu gangguan kesehatan pada bayi, bahkan berisiko mengancam nyawa.
Melansir informasi dari jawapos.com, terdapat bayi berusia 28 hari yang meninggal setelah diberi telur mentah dengan dalih untuk meredakan demam.
Pemberian telur mentah maupun setengah matang kepada bayi perlu dihindari karena berisiko mengandung bakteri penyebab infeksi dan keracunan makanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022