
Ilustrasi bayi makan sayur (Freepik)
JawaPos.com - Bayi di bawah usia enam bulan tidak boleh diberi asupan sembarangan. Terlebih jika usianya belum cukup untuk menerima makanan pendamping ASI (MPASI). Selain berisiko terpapar bakteri penyebab infeksi, pemberian makanan sebelum bayi siap secara perkembangan juga dapat meningkatkan risiko tersedak dan aspirasi.
Hal ini menjadi perhatian setelah seorang bayi berusia 28 hari bernama Alena di Surabaya meninggal dunia usai diberi telur mentah oleh sang nenek untuk menyembuhkan demam pada Minggu (11/10).
Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K) menegaskan pemberian makanan kepada bayi harus memperhatikan usia, kebutuhan nutrisi, dan kesiapan perkembangannya. Ada sejumlah alasan bayi tidak boleh sembarangan diberi makanan, terlebih sebelum memasuki usia pemberian makanan pendamping ASI (MPASI).
Berikut tiga hal yang perlu diperhatikan orang tua terkait pemberian makanan kepada bayi.
1. Bayi Belum Membutuhkan Makanan Selain ASI
ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, terutama selama enam bulan pertama kehidupan. IDAI, kata dr. Piprim mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan, kemudian dilanjutkan bersama MPASI hingga usia dua tahun atau lebih.
“Bayi yang belum mendapatkan MPASI tidak memerlukan makanan atau minuman lain, termasuk air putih, jus, kaldu, maupun bahan makanan yang diencerkan,” tuturnya Senin (12/10).
Apabila ASI tidak memungkinkan diberikan atau terdapat indikasi medis tertentu. Dr. Piprim menjelaskan bahwa susu formula bayi dapat menjadi alternatif sesuai penilaian dan anjuran tenaga kesehatan.
Karena itu, pemberian telur mentah kepada bayi yang baru berusia 28 hari hingga di bawah usia enam bulan tidak sesuai dengan rekomendasi pemberian makan bayi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022