Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 19.40 WIB

Teknologi AI Percepat Penemuan Terobosan di Bidang Medis Termasuk Obat Terbaru, Hanya Satu Dekade

Ilustrasi AI (Freepik) - Image

Ilustrasi AI (Freepik)

JawaPos.com – Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) atau AI bisa membantu terobosan terbaru di dunia medis. Termasuk penemuan dan pengembangan obat terbaru.

Mike Doustdar, Presiden dan CEO Novo, mengungkapkan, AI dapat membantu meningkatkan produktivitas penelitian dan pengembangan. Bahkan bisa mempersingkat proses dari penelitian hingga produk dipasarkan.

Lebih dari itu, teknologi AI juga dapat membuka peluang ilmiah yang benar-benar baru serta membantu memahami biologi manusia dan mekanisme kerja obat dengan lebih baik.

Langkah penggunaan AI pun dipertegas lewa kerja sama dengan Anthropic. Kolaborasi ini akan mendukung mempercepat pengembangan obat-obatan baru, sekaligus mendorong pengembangan perangkat lunak berbasis AI.

Bagi Mike, kolaborasi ini lebih dari sekadar menemukan obat barru dalam waktu cepat. Tapi dorongan besar bagi tim Novo untuk menghadirkan solusi kesehatan baru yang transformatif bagi masyarakat, yang hidup dengan penyakit kronis.

Sebagai langkah awal, Novo akan menguji Claude Science pada alur kerja tertentu dalam penelitian dan pengembangan. Serta menangani persoalan ilmiah yang diperkirakan paling terbantu oleh kolaborasi antara Novo dan Anthropic.

Selain itu, pemanfaatan model AI mutakhir Anthropic juga akan dimaksimalkan untuk memperkuat pengembangan perangkat lunak. Langkah ini menjadi salah satu kunci untuk memperluas pemanfaatan AI di seluruh lini perusahaan.

“Kolaborasi tentu dirancang dengan tata kelola data yang kuat serta pengawasan manusia (human oversight) untuk membantu memastikan AI digunakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan standar etika serta kepatuhan,” ujar Mike baru-baru ini.

Sementara itu dikatakan Dario Amodei, Co-Founder dan CEO Anthropic, dengan kemampuan AI yang terus meningkat, terobosan di bidang biologi dan medis yang biasanya dicapai dalam satu abad, berpotensi dapat terwujud hanya dalam satu dekade.

 “Kami dapat mempersingkat waktu penelitian, meningkatkan hasilnya, serta menemukan obat-obatan dan terapi yang secara signifikan dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. Inilah yang ingin kami capai melalui kolaborasi dengan Novo,” ujar Dario dalam keterangannya baru-baru ini.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore