
Sejumlah siswa di Kabupaten Pati menjalani perawatan di RS usai diduga keracunan MBG. (Radar Pati)
JawaPos.com - Keracunan makanan dan alergi makanan memiliki gejala yang mirip, tapi sebenarnya kondisi ini berbeda. Keracunan makanan akhir-akhir ini banyak dibahas karena kasus program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Keracunan terkait makanan yang terkontaminasi atau mengandung zat berbahaya. Sedangkan alergi terjadi saat tubuh bereaksi berlebihan terhadap makanan biasanya aman.
Ketua UKK Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI, DR Dr Yogi Prawira, SpA, Subsp ETIA(K), menjelaskan penting memahami beda ini. Terutama di tengah kasus keracunan makanan massal di sekolah pada program MBG.
"Bedanya mendasar, keracunan itu soal makanannya yang memang bermasalah. Kalau alergi soal orangnya, makanannya enggak apa-apa, tapi tubuhnya bereaksi berlebihan," kata dr. Yogi, Senin (14/9).
dr. Yogi menjelaskan keracunan makanan dapat dialami siapa saja yang makan atau minum dari sumber bermasalah. Karena itu, kasus keracunan sering terjadi massal dan bisa menjadi kejadian luar biasa (KLB).
Sebaliknya, alergi makanan tidak terjadi pada semua orang yang makan makanan serupa.
Dari gejala, keracunan makanan lebih menyerang saluran pencernaan. Contohnya mual, muntah, diare, dan sakit perut.
Alergi makanan lebih sering menunjukkan reaksi di kulit atau saluran pernapasan. Gejala berupa gatal, biduran, pembengkakan bibir atau mata, sampai sesak napas.
"Jadi saat ada reaksi seperti ini, ini bisa jadi petunjuk praktis apakah keracunan atau alergi," jelas dr. Yogi.
Menurut dr. Yogi, muntah dan diare pada keracunan adalah mekanisme tubuh mengeluarkan racun atau bakteri. Namun, masyarakat perlu waspada pada gejala tidak khas yang terkait saraf.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022