
ILUSTRASI anak dengan infus karena DBD. (JawaPos.com)
JawaPos.com – Ancaman kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) masih terus terjadi. Sehingga penting untuk mengenali tanda bahaya DBD terlebih ketika demam turun.
Angka kasus dan kematian DBD yang terus meningkat, perlu diwaspadai oleh masyarakat. Pasalnya, DBD masih ditemukan di berbagai wilayah dan dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia, tempat tinggal, maupun gaya hidup. Penyakit ini juga tidak hanya muncul pada musim hujan, sehingga kewaspadaan perlu dijaga sepanjang tahun.
Diungkapkan dr. Gia Pratama Putra, pasien DBD biasanya datang dengan gejala awalnya terlihat seperti demam biasa yang sulit dibedakan dengan demam biasa, Tetapi kondisinya dapat berubah dengan cepat.
Baca Juga: Temui Korban Terdampak Gempa Bumi di NTT, Sekjen PKS Minta Rekonstruksi Mental jadi Prioritas
“Yang membuat dengue berbahaya adalah ketika keluarga merasa demamnya sudah membaik, padahal justru pada fase tertentu kondisi pasien bisa memburuk cepat. Karena itu, keluarga perlu memantau kondisi pasien dengan cermat,” ujar dr. Gia baru-baru ini.
Dipaparkan dr. Gia, jika merasakan atau melihat keluarga memiliki tanda bahaya seperti nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan, tubuh terasa sangat lemas, gelisah, atau penurunan kesadaran, segera cari pertolongan.
Sebab, penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah kondisi berkembang menjadi lebih berat.
“Di IGD kami bekerja menyelamatkan pasien ketika dengue sudah menjadi berat. Tetapi kemenangan terbesar sebenarnya terjadi jauh sebelum pasien sampai ke IGD,” sambungnya.
Targetkan Nol Kematian pada 2030
Indonesia sendiri menargetkan Nol Kematian Akibat Dengue pada 2030. Berbagai langkah pun dilakukan, mulai dari proses penyusunan Rencana Aksi Nasional Pengendalian Dengue 2026–2029 hingga pentingnya deteksi dini.
Penurunan risiko kematian membutuhkan deteksi kasus secara dini, akses terhadap pelayanan medis dan tata laksana yang tepat, serta rujukan yang cepat bagi pasien dengan tanda bahaya atau kondisi berat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022