
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman di Indonesia.
JawaPos.com - Demam berdarah dengue (DBD) pada orang dewasa disebut memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi.
Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Sukamto Koesnoe, menegaskan bahwa selama ini dengue kerap dianggap lebih banyak menyerang anak-anak, padahal kelompok usia dewasa juga sangat rentan.
“Pada kelompok usia dewasa, khususnya yang memiliki komorbiditas seperti diabetes atau hipertensi, risiko komplikasi akibat dengue bisa lebih tinggi. Kondisi ini dapat memperberat perjalanan penyakit dan meningkatkan kebutuhan perawatan medis yang lebih intensif,” ujarnya, Rabu (6/5).
Ia menambahkan, tidak sedikit pasien dewasa yang harus menjalani rawat inap akibat DBD yang berdampak pada aktivitas harian hingga produktivitas keluarga. Karena itu, langkah pencegahan sejak dini dinilai penting untuk menekan risiko kondisi yang lebih serius. Termasuk salah satunya melalui vaksinasi DBD.
Kasus DBD Meningkat dan Tidak Lagi Musiman
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan tren peningkatan kasus yang signifikan dalam dua dekade terakhir, bahkan siklus puncak kasus kini terjadi lebih cepat.
Penyakit ini juga tidak lagi bersifat musiman, melainkan dapat muncul sepanjang tahun dan menyerang semua kelompok usia. Beban yang ditimbulkan pun tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga produktivitas hingga ekonomi.
Baca Juga:Ramalan Zodiak Pisces Besok, Kamis 7 Mei 2026: Pisces Perlu Menyatukan Intuisi dan Realita
Data BPJS Kesehatan mencatat lebih dari satu juta kasus rawat inap terkait DBD pada 2024 dengan total pembiayaan mencapai sekitar Rp3 triliun.
Perubahan pola cuaca yang tidak menentu, termasuk suhu yang lebih tinggi, turut memperbesar risiko penyebaran penyakit ini. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengendalian lingkungan hingga peningkatan kesadaran masyarakat.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
