
Ilustrasi dokter spesialis. Presiden Prabowo Subianto terbitkan perpres pemberian tunjangan Rp 30 juta per bulan bagi dokter dan dokter gigi spesialis serta subspesialis di daerah terpencil. (Freepik)
JawaPos.com - Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memenuhi sejumlah hal sebelum melakukan pemerataan dokter spesialis, khususnya di luar Pulau Jawa.
salah satunya adalah memastikan ketersediaan teknologi medis, perlindungan hukum, hingga keamanan tenaga kesehatan (nakes) di fasilitas kesehatan di luar Jawa.
Ketua PP PERKI dr. Ade Meidian Ambari, Sp.JP(K), PhD mengatakan, target pemerataan dokter spesialis tidak cukup hanya dengan menempatkan tenaga medis di daerah.
Menurut dia, pemerintah juga harus menjamin fasilitas, keamanan, dan kesejahteraan dokter agar dapat bekerja secara optimal.
"Secara kualitas SDM kita oke. Kalau kita bicara jumlah, memang masih sedikit. Sebarannya memang terbatas. Sekitar 60 persen ada di Pulau Jawa dan Sumatera, sisanya sedikit sekali. Contohnya di Papua," ungkap dr. Ade kepada wartawan, Kamis (16/7).
Ia menjelaskan, PERKI bersama Kementerian Kesehatan, kolegium, dan BPJS Kesehatan terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi ketimpangan distribusi dokter spesialis di berbagai daerah.
Namun, menurutnya, penempatan dokter spesialis harus dibarengi dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
Dokter jantung, misalnya, membutuhkan peralatan dasar seperti treadmill dan ekokardiografi (echo) agar dapat memberikan pelayanan secara maksimal.
Untuk menempatkan satu dokter di sebuah tempat, lanjut Ade, itu butuh jaminan. Dia harus punya alat-alat minimal untuk melayani pasiennya.
"Jadi kalau dokter jantung ke sana, kalau enggak ada misalnya treadmill, echo, susah dia. Enggak bisa periksa pasiennya, enggak optimal bekerja di sana. Jadi kita butuh dukungan itu, terutama untuk rumah sakit-rumah sakit pemerintah," katanya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
