
Ilustrasi alat kesehatan yang banyak digunakan para medis
JawaPos.com – Rumah sakit dituntut terus bertransformasi di tengah perubahan regulasi kesehatan yang semakin cepat. Kehadiran alat medis dan teknologi kini menjadi salah satu tolok ukur penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan daya saing rumah sakit.
Hal itu menjadi salah satu fokus dalam Surabaya Hospital Expo ke-20 yang akan digelar di Exhibition Hall Grand City Convex, Surabaya, pada 19–21 Mei 2026. Pameran ini berlangsung paralel dengan Seminar dan Workshop Perumahsakitan PERSI Wilayah Jawa Timur ke-20 bertema “Transformasi Rumah Sakit: Mempertahankan Eksistensi di Tengah Era Regulasi Baru.”
Ketua PERSI Wilayah Jawa Timur dr. Bangun Trapsila Purwaka mengatakan, rumah sakit tidak cukup hanya beradaptasi, tetapi perlu melakukan transformasi menyeluruh, mulai dari tata kelola, pelayanan, hingga pemanfaatan teknologi kesehatan.
“Dukungan alat kesehatan dan teknologi medis saat ini menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas pelayanan rumah sakit,” ujar drm Bangun kepada wartawan, Rabu (13/5).
Menurutnya, regulasi kesehatan yang terus berkembang membuat rumah sakit harus menggunakan peralatan yang memenuhi standar keselamatan pasien, akurasi diagnostik, hingga efisiensi pelayanan.
Dalam pameran tersebut, sejumlah teknologi yang menjadi perhatian antara lain Hospital Information System (HIS), integrasi rekam medis elektronik, teknologi radiologi dan laboratorium modern, hingga berbagai inovasi alat kesehatan untuk meningkatkan keselamatan pasien.
Sementara itu, Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani Yudha Imam Sutedja menyebut Surabaya Hospital Expo tahun ini diikuti 85 perusahaan alat kesehatan dari dalam dan luar negeri, seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Korea Selatan, China, hingga Italia.
“Pameran ini telah menjadi salah satu acara rutin bagi kalangan rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan sekaligus memperbarui informasi teknologi medis terbaru,” kata Yudha.
Teknologi yang dipamerkan di antaranya sistem bedah robotik, perangkat medis pintar berbasis internet, inkubator bayi, hingga pintu operasi penangkal radiasi untuk ruang radioterapi.
Selain ditujukan bagi kalangan rumah sakit, pameran juga terbuka untuk masyarakat umum secara gratis dengan registrasi daring. Pengunjung juga dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek gula darah, tekanan darah, hingga donor darah.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
