Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Mei 2026 | 05.00 WIB

8 Dampak Nyata Doomscrolling terhadap Kualitas Tidur dan Kesehatan Mental yang Jarang Disadari

Ilustrasi dampak nyata doomscrolling (Magnific) - Image

Ilustrasi dampak nyata doomscrolling (Magnific)

JawaPos.com - Di era digital yang serba cepat, kebiasaan scrolling tanpa henti di media sosial semakin sulit dihindari. Namun, ketika yang dikonsumsi adalah berita negatif secara terus-menerus, perilaku ini dikenal sebagai doomscrolling.

Melansir dari Journal of Family Life Education (2024), kebiasaan doomscrolling terbukti memiliki hubungan signifikan dengan meningkatnya kecemasan mental pada mahasiswa Gen Z. Sementara itu, laman Hello Sehat dan Alodokter juga menyebutkan bahwa doomscrolling dapat memicu stres, gangguan tidur, hingga menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Banyak orang masih menganggap kebiasaan ini sepele, padahal dampaknya bisa sangat serius, terutama terhadap kualitas tidur dan kesehatan mental. Paparan informasi negatif yang berulang tanpa disadari dapat memicu kecemasan, meningkatkan stres, hingga menyebabkan gangguan tidur berkepanjangan.

Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya mempengaruhi suasana hati, tetapi juga produktivitas dan keseimbangan emosi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk memahami dampak nyata doomscrolling agar kita bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Berikut delapan dampak nyata doomscrolling terhadap kualitas tidur dan kesehatan mental yang jarang disadari:

1. Sulit Tidur Meski Tubuh Sudah Lelah

Salah satu dampak paling umum dari doomscrolling adalah kesulitan tidur. Banyak orang terbiasa membuka media sosial sebelum tidur dengan alasan ingin refreshing, tetapi justru berakhir dengan membaca berbagai berita negatif. Hal ini membuat otak tetap aktif dan sulit beristirahat.

Paparan informasi yang memicu emosi, seperti rasa takut atau cemas, menyebabkan otak terus bekerja bahkan ketika tubuh sudah merasa lelah. Akibatnya, waktu tidur menjadi mundur dan kualitas istirahat pun terganggu.

2. Kualitas Tidur Menjadi Buruk dan Tidak Nyenyak

Tidak hanya sulit tidur, doomscrolling juga membuat kualitas tidur menjadi tidak optimal. Seseorang mungkin tetap tidur, tetapi tidurnya tidak dalam atau sering terbangun di tengah malam. Kondisi ini membuat tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore