
Ilustrasi Hantavirus. (UK Health Security Agency)
JawaPos.com-Wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang menewaskan 3 penumpangnya, memicu perhatian dunia terhadap virus langka yang dibawa oleh tikus tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan risiko penyebaran ke masyarakat umum masih rendah, namun investigasi terkait sumber penularan terus dilakukan.
Kasus terbaru terjadi di kapal pesiar berbasis Belanda yang berlayar di Samudera Atlantik. Sejmlah penumpang dilaporkan jatuh sakit akibat dugaan infeksi hantavirus, penyakit yang dikenal memiliki tingkat kematian cukup tinggi pada kasus tertentu.
Hantavirus merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan dua jenis penyakit serius pada manusia, yakni hantavirus pulmonary syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dan haemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal.
Jenis HPS menjadi perhatian utama karena memiliki tingkat kematian sekitar 40 persen. Sementara HFRS memiliki tingkat fatalitas bervariasi antara 1 hingga 15 persen, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).
Hingga kini, otoritas kesehatan belum memastikan jenis hantavirus yang menyebar di kapal MV Hondius. Namun sejumlah laporan media internasional menduga kasus tersebut berkaitan dengan hantavirus tipe pulmonary syndrome.
Mengutip beberapa jurnal kesehatan, nama hantavirus sendiri berasal dari wilayah Sungai Hantan di Korea Selatan, tempat virus ini pertama kali diidentifikasi pada 1970-an.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
