
Ilustrasi penggunaan vape di ruang publik yang juga sama mengganggunya dengan merokok bukan di area merokok. (Royal Flush Vape)
JawaPos.com–Peredaran rokok elektronik (vape) ilegal kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya penggunaan produk tersebut di masyarakat. Selain berpotensi merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, produk ilegal juga dinilai lebih berisiko bagi konsumen karena tidak melalui pengawasan resmi.
Sejumlah komunitas pengguna vape mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam memilih produk. Mereka menekankan bahwa konsumen perlu memahami perbedaan antara produk legal dan ilegal, serta tidak sembarangan membeli dari sumber yang tidak jelas.
Erwin, anggota komunitas YNCI Tangerang Chapter, mengatakan bahwa salah satu indikator utama produk vape legal adalah adanya pita cukai resmi. Hal ini menjadi tanda bahwa produk tersebut telah melalui prosedur yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga:5 Gejala Yang Sering Dianggap Sepele Oleh Wanita, Tapi Tidak Boleh Diabaikan Menurut Dokter
”Sebagai konsumen, kami berusaha membeli produk yang memiliki pita cukai resmi dan dari tempat yang terpercaya,” ujar Erwin di acara diskusi bersama komunitas, Rabu (22/4) di Jakarta.
Pandangan serupa disampaikan Mamet dari komunitas Matic Dizzy Person. Dia menekankan bahwa baik perangkat maupun liquid vape perlu dipastikan berasal dari produk legal agar sesuai dengan standar yang berlaku.
”Kesadaran konsumen penting. Jangan sampai kita justru menggunakan produk yang tidak jelas asal-usulnya,” kata Mamet.
Namun demikian, isu vape tidak hanya berhenti pada legalitas produk. Penggunaan di ruang publik juga menjadi perhatian. Sejumlah pihak mengingatkan bahwa meski dianggap sebagai alternatif, rokok elektronik tetap memiliki dampak terhadap lingkungan sekitar jika digunakan tanpa memperhatikan etika.
Ketua Gerakan Bebas TAR & Asap Rokok Garindra Kartasasmita menilai, pengguna perlu memahami batasan dalam menggunakan vape, terutama di ruang tertutup atau area umum.
”Pengguna harus tahu kapan dan di mana boleh menggunakan. Jangan sampai mengganggu orang lain, apalagi di tempat umum,” kata Garindra Kartasasmita.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
