
Ilustrasi lengan seseorang yang mengalami campak. (Freepik)
JawaPos.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut kasus campak di Indonesia sudah mulai menunjukkan tren penurunan sejak akhir Januari 2026.
Meski begitu, hingga minggu ke-9 tahun 2026, tercatat sebanyak 10.826 suspek dengan 8.716 kasus campak yang dilaporkan secara nasional.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan, tren penurunan tersebut terlihat dari laporan mingguan kasus campak yang terus menurun dalam beberapa pekan terakhir.
"Ya, artinya kan sudah menurun ya, dan respons untuk imunisasi baik ORI, Outbreak Response Imunization, ya itu sudah dilaksanakan untuk seluruh kabupaten kota yang terjadi KLB," ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/3).
Baca Juga:Kemenkes Imbau Keluarga dengan Anak Bergejala Campak Tunda Mudik Lebaran, Bisa Menulari 18 Orang!
Berdasarkan pemantauan tren mingguan kasus campak dan konfirmasi laboratorium di provinsi terdampak KLB, ia mengatakan bahwa sebagian besar daerah menunjukkan penurunan kasus.
Namun, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Kabupaten Bima dan Kota Bima, masih mencatat jumlah kasus yang relatif tinggi.
Sejumlah daerah juga tercatat memiliki jumlah suspek dan kasus campak tertinggi sepanjang 2026.
Kota Tangerang Selatan menjadi wilayah dengan jumlah tertinggi dengan 606 suspek dan 560 kasus campak.
Disusul Kabupaten Bima dengan 544 suspek dan 476 kasus, serta Kabupaten Tangerang dengan 441 suspek dan 406 kasus.
Wilayah lain dengan jumlah kasus cukup tinggi antara lain Kota Depok dengan 426 suspek dan 283 kasus, Kota Jakarta Barat dengan 398 suspek dan 386 kasus, serta Kabupaten Pandeglang dengan 291 suspek dan 285 kasus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
