
Ilustrasi bayi yang memiliki tanda lahir pada bagian wajahnya. (Freepik)
JawaPos.com - Tanda lahir adalah bercak atau perubahan warna pada kulit yang sudah ada sejak lahir atau muncul beberapa waktu setelah bayi lahir. Tanda ini umumnya tidak berbahaya dan merupakan kondisi kulit yang cukup sering dijumpai pada bayi.
Penyebab tanda lahir sering dikaitkan dengan faktor genetik yang diturunkan dari orang tua ke anaknya. Faktor genetik tersebut meliputi pembuluh darah atau pertumbuhan sel pigmen warna kulit yang tidak merata.
Jenis-jenis Tanda Lahir
Dikutip dari Alodokter, tanda lahir pada bayi dikelompokkan menjadi dua jenis utama, yaitu tanda lahir vaskular dan tanda lahir berpigmen. Berikut penjelasan mengenai kedua jenis tanda lahir tersebut yang memiliki karakteristik dan variasi masing-masing.
1. Tanda Lahir Vaskular
Jenis tanda lahir ini muncul akibat pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal di bawah permukaan kulit. Biasanya, tanda lahir ini tampak sebagai bercak berwarna merah, ungu, atau kebiruan pada kulit bayi.
Meski terlihat mencolok, tanda lahir vaskular umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak berbahaya. Beberapa contoh jenis tanda lahir vaskular adalah hemangioma atau bercak stroberi dan juga salmon patch atau bercak salmon.
Hemangioma merupakan tanda lahir berwarna merah yang menonjol di kulit dan bentuknya mirip buah stroberi, sehingga disebut juga bercak stroberi atau strawberry patch. Kondisi ini umumnya muncul di area kepala atau leher bayi baru lahir.
Pada umur bayi 1 tahun, pertumbuhan hemangioma akan cepat tetapi perlahan menyusut dan biasanya hilang saat anak berusia sekitar 7 tahun.
Sedangkan, salmon patch sebenarnya adalah pembuluh darah kapiler yang melebar pada permukaan kulit. Jenis tanda lahir ini umumnya muncul di area kelopak mata, dahi atau belakang leher bayi, biasanya akan tampak lebih jelas ketika bayi menangis. Sama seperti hemangioma, salmon patch tidak memerlukan pengobatan khusus karena biasanya akan menghilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia bayi.
2. Tanda Lahir Berpigmen
Tanda lahir berpigmen muncul akibat penumpukan sel-sel kulit yang mengandung pigmen atau zat warna tertentu. Secara umum, terdapat 2 jenis tanda lahir pigmen yang paling umum terjadi yaitu tahi lalat dan bercak noda kopi (café au lait).
Tak banyak yang menyadari bahwa tahi lalat (congenital melanocytic naevi) merupakan salah satu jenis tanda lahir berpigmen. Biasanya, tahi lalat tampak berwarna cokelat atau hitam dan dapat muncul di berbagai bagian tubuh sejak bayi lahir. Ukurannya beragam, serta tahi lalat bisa memudar atau tetap terlihat hingga dewasa.
Jenis tanda lahir berikutnya disebut dengan bercak noda kopi, karena warnanya cokelat muda menyerupai kopi susu. Pada sebagian bayi, bercak ini dapat memudar dengan bertambahnya usia, tetapi pada kasus tertentu warnanya justru semakin gelap akibat paparan sinar matahari.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
