
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami biang keringat. (Freepik)
JawaPos.com - Biang keringat atau dalam istilah medis disebut miliaria adalah kondisi kulit yang terjadi ketika saluran kelenjar keringat tersumbat, sehingga keringat tidak dapat keluar ke permukaan kulit dan terperangkap di bawahnya. Akibatnya, muncul bintik kecil kemerahan atau bening yang disertai rasa gatal, perih, atau panas.
Biang keringat sering muncul di area tubuh yang mudah berkeringat, seperti leher, punggung, dada, dahi dan lipatan tubuh. Kondisi ini umumnya dialami bayi dan anak-anak, karena saluran kelenjar keringat mereka belum berkembang sempurna.
Namun, tidak menutup kemungkinan untuk orang dewasa juga bisa mengalaminya, terutama di cuaca panas dan lembap. Faktor pemicu lainnya termasuk aktivitas fisik berlebihan, pakaian yang terlalu tebal atau ketat, serta lingkungan yang panas dan minim sirkulasi udara.
Jenis-jenis Biang Keringat
Dikutip dari Alodokter, jenis biang keringat dapat dibedakan dari seberapa berdampak kondisi tersebut terhadap kulit di area tersebut.
1. Miliaria Kristalina
Miliaria kristalina merupakan bentuk biang keringat yang paling ringan, karena hanya memengaruhi lapisan kulit paling luar. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik kecil berisi cairan bening yang mudah pecah. Biasanya, jenis biang keringat ini tidak menimbulkan rasa gatal dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu singkat.
2. Miliaria Rubra
Miliaria rubra muncul pada lapisan kulit yang lebih dalam dan umumnya lebih sering dialami oleh orang dewasa dibandingkan anak-anak. Jenis biang keringat ini ditandai dengan bintil-bintil merah yang terasa gatal dan perih, disertai sensasi menyengat atau terbakar pada area kulit yang terkena.
3. Miliaria Pustulosa
Miliaria pustulosa merupakan bentuk lanjutan dari miliaria rubra yang telah mengalami peradangan. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bintil merah berisi nanah (pustula) yang membuat warnanya tampak putih atau kekuningan. Kehadiran pustula tersebut menunjukkan bahwa telah terjadi infeksi pada kulit.
4. Miliaria Profunda
Miliaria profunda merupakan jenis biang keringat yang paling jarang ditemukan. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bintil merah berukuran lebih besar dan terasa keras saat disentuh. Jenis ini memengaruhi lapisan kulit yang paling dalam, kondisi bersifat kronis serta cenderung mudah kambuh setelah sembuh.
Cara Mengatasi Biang Keringat
Biang keringat biasanya bukan kondisi yang serius, sehingga umumnya tidak memerlukan penanganan medis khusus. Dikutip dari Halodoc, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi biang keringat pada anggota keluarga yang mengalaminya di rumah.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
