Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 16.26 WIB

Mengenal ADHD: Mulai dari Penyebab, Gejala, hingga Penanganannya

Ilustrasi seorang pria yang mengalami gejala ADHD yaitu sulit fokus. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang pria yang mengalami gejala ADHD yaitu sulit fokus. (Freepik)

Upaya Penanganan Terhadap Kondisi ADHD

Tujuan utama pengobatan ADHD adalah mengurangi gejala sekaligus meningkatkan kualitas hidup penderita. Biasanya metode yang dilakukan untuk menangani kondisi ini dengan menggunakan obat-obatan atau terapi.

Pemberian obat-obatan pada penderita ADHD umumnya ditujukan untuk meningkatkan kadar dopamin dan norepinefrin dalam tubuh. Dikutip dari Alodokter, jenis obat yang bisa diresepkan dokter meliputi obat stimulan seperti methylphenidate dan amfetamin, serta obat non-stimulan seperti atomoxetine atau clonidine.

Tidak hanya obat-obatan, metode psikoterapi juga bisa digunakan untuk upaya penanganan pengidap ADHD. Jenis psikoterapi yang dapat digunakan adalah terapi perilaku kognitif, yang bertujuan untuk membantu pasien mengubah pola pikir dan perilaku dalam menghadapi masalah atau situasi tertentu.

Sementara itu, terapi psikoedukasi dilakukan agar penderita dapat menemukan strategi yang tepat dalam mengelola gejalanya. Terdapat pula terapi interaksi sosial, yang berfokus pada pembelajaran perilaku sosial yang sesuai dalam berbagai kondisi. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore