Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 01.52 WIB

Bukan Hanya Garam, Ini 5 Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Hipertensi agar Tekanan Darah Terkendali

Ilustrasi seseorang yang sedang diperiksa tensi darahnya (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang sedang diperiksa tensi darahnya (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah dalam pembuluh darah berada di atas batas normal. Tekanan darah normal orang dewasa umumnya sekitar 120/80 mmHg, sedangkan jika mencapai atau melebihi 140/90 mmHg secara berulang, seseorang dikatakan mengalami hipertensi.

Kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga disebut juga sebagai silent killer. Hipertensi terjadi akibat berbagai faktor, seperti gaya hidup tidak sehat, pola makan tinggi garam, obesitas, hingga faktor genetik atau usia. Dikutip dari Alodokter, hipertensi juga bisa dipicu oleh emosi, contohnya adalah hipertensi jas putih (white coat hypertension), yang disebabkan oleh rasa takut atau cemas saat menjalani tes kesehatan.

Jika tidak dikendalikan, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti stroke, serangan jantung, dan gangguan penglihatan. Beberapa penderita baru menyadari kondisi ini setelah terjadi komplikasi.

Salah satu upaya untuk mencegah dan mengendalikan darah tinggi adalah dengan menjaga pola makan seimbang. Dikutip dari Halodoc, berikut beberapa makanan yang perlu dihindari oleh penderita hipertensi.

1. Garam

Penderita hipertensi perlu membatasi konsumsi makanan yang mengandung garam atau natrium. Garam dapat menahan cairan dalam tubuh, sehingga membuat volume darah meningkat. Kondisi ini berujung pada naiknya tekanan darah.

Oleh karena itu, bagi seseorang yang memiliki hipertensi, asupan garam sebaiknya dibatasi tidak lebih dari 1.500 miligram per hari, atau kurang lebih setara dengan satu sendok teh.

2. Acar

Acar memang dibuat dari potongan sayuran seperti timun dan wortel, sehingga sekilas terlihat menyehatkan. Namun, proses pembuatannya umumnya melibatkan tambahan garam sebagai pengawet, yang justru kurang baik bagi penderita tekanan darah tinggi.

Garam yang digunakan tersebut dapat terserap ke dalam timun layaknya spons yang menyimpan cairan, sehingga kandungan natriumnya menjadi tinggi. Makanan yang mengandung natrium sangat perlu untuk diperhatikan konsumsinya.

3. Tomat Kalengan

Produk seperti sup atau tomat kalengan biasanya memiliki kandungan natrium yang tinggi sehingga kurang aman bagi penderita hipertensi. Misalnya, satu kaleng saus marinara seberat 135 gram mengandung sekitar 566 miligram natrium.

Jumlah ini tergolong tinggi, apalagi jika ditambah dengan konsumsi makanan lain yang juga asin. Agar terhindar dari risikonya, pilihlah produk kalengan dengan label rendah natrium, atau buat saus tomat sendiri dari bahan segar agar kadar garam bisa dikendalikan sesuai kebutuhan.

4. Kulit Ayam

Jarang diketahui, kulit ayam termasuk makanan yang kurang baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Hal ini disebabkan kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang cukup tinggi di dalamnya, terutama jika kulit ayam dimasak dengan cara digoreng.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore