
Ilustrasi seseorang yang sedang diperiksa tensi darahnya (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah dalam pembuluh darah berada di atas batas normal. Tekanan darah normal orang dewasa umumnya sekitar 120/80 mmHg, sedangkan jika mencapai atau melebihi 140/90 mmHg secara berulang, seseorang dikatakan mengalami hipertensi.
Kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga disebut juga sebagai silent killer. Hipertensi terjadi akibat berbagai faktor, seperti gaya hidup tidak sehat, pola makan tinggi garam, obesitas, hingga faktor genetik atau usia. Dikutip dari Alodokter, hipertensi juga bisa dipicu oleh emosi, contohnya adalah hipertensi jas putih (white coat hypertension), yang disebabkan oleh rasa takut atau cemas saat menjalani tes kesehatan.
Jika tidak dikendalikan, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti stroke, serangan jantung, dan gangguan penglihatan. Beberapa penderita baru menyadari kondisi ini setelah terjadi komplikasi.
Salah satu upaya untuk mencegah dan mengendalikan darah tinggi adalah dengan menjaga pola makan seimbang. Dikutip dari Halodoc, berikut beberapa makanan yang perlu dihindari oleh penderita hipertensi.
1. Garam
Penderita hipertensi perlu membatasi konsumsi makanan yang mengandung garam atau natrium. Garam dapat menahan cairan dalam tubuh, sehingga membuat volume darah meningkat. Kondisi ini berujung pada naiknya tekanan darah.
Oleh karena itu, bagi seseorang yang memiliki hipertensi, asupan garam sebaiknya dibatasi tidak lebih dari 1.500 miligram per hari, atau kurang lebih setara dengan satu sendok teh.
2. Acar
Acar memang dibuat dari potongan sayuran seperti timun dan wortel, sehingga sekilas terlihat menyehatkan. Namun, proses pembuatannya umumnya melibatkan tambahan garam sebagai pengawet, yang justru kurang baik bagi penderita tekanan darah tinggi.
Garam yang digunakan tersebut dapat terserap ke dalam timun layaknya spons yang menyimpan cairan, sehingga kandungan natriumnya menjadi tinggi. Makanan yang mengandung natrium sangat perlu untuk diperhatikan konsumsinya.
3. Tomat Kalengan
Produk seperti sup atau tomat kalengan biasanya memiliki kandungan natrium yang tinggi sehingga kurang aman bagi penderita hipertensi. Misalnya, satu kaleng saus marinara seberat 135 gram mengandung sekitar 566 miligram natrium.
Jumlah ini tergolong tinggi, apalagi jika ditambah dengan konsumsi makanan lain yang juga asin. Agar terhindar dari risikonya, pilihlah produk kalengan dengan label rendah natrium, atau buat saus tomat sendiri dari bahan segar agar kadar garam bisa dikendalikan sesuai kebutuhan.
4. Kulit Ayam
Jarang diketahui, kulit ayam termasuk makanan yang kurang baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Hal ini disebabkan kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang cukup tinggi di dalamnya, terutama jika kulit ayam dimasak dengan cara digoreng.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
