Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Agustus 2025 | 03.34 WIB

Jangan Salah Kaprah! Bedakan Pijat Bayi dan Pijat Dewasa, Ini 7 Manfaatnya jika Dilakukan dengan Benar

Ilustrasi bayi yang senang setelah sesi pijat (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Sejak dahulu, kebiasaan memijat bayi memang sudah dikenal oleh orang tua di Indonesia. Namun, sayangnya banyak yang masih salah kaprah mengenai hal ini. Tidak sedikit orang tua yang masih menggunakan jasa tukang pijat atau dukun pijat, padahal teknik memijat orang dewasa dan bayi cenderung berbeda.

Ketika dipijat oleh dukun pijat, bayi sering kali menangis sepanjang sesi. Ironisnya, hal ini sering disalahartikan dan dianggap wajar agar bayi cepat tidur setelahnya. Padahal, kemungkinan besar bayi menangis karena merasa tidak nyaman atau sakit, dan tidur setelahnya karena kelelahan akibat menangis.

Praktik pijat bayi yang benar seharusnya dilakukan oleh ahli profesional atau orang tua yang sudah mempelajari tekniknya. RSUD Sawahlunto menjelaskan bahwa sesi pijat bayi sebaiknya singkat. Jika bayi menangis, sesi harus dihentikan dan jangan pernah memaksakan satu jenis pijatan tertentu.

Selain itu, sesi pijat dapat digabungkan dengan stimulasi lain, seperti memutar musik lembut, melakukan kontak mata, dan mengajak bayi bicara. Penggunaan lotion, baby oil, atau minyak kelapa juga penting sebagai media antara tangan dan kulit bayi. Inilah yang membedakan pijat bayi dengan pijat untuk orang dewasa.

Mempelajari teknik pijat bayi yang benar sangat penting agar stimulasi yang diberikan benar-benar bermanfaat. Jika dilakukan dengan tepat, pijatan akan memberikan dorongan positif bagi tumbuh kembang fisik dan emosional anak. Sanford Health menjelaskan beberapa manfaat pijat bagi kesehatan bayi:

1. Membantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak

Pijatan yang dilakukan dengan benar memberikan efek menenangkan, membuat bayi lebih nyaman dan rileks. Kondisi ini membantu meningkatkan kualitas tidur, yang penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan otak secara menyeluruh.

2. Lebih Tenang

Sentuhan pijat yang lembut dapat mengurangi kadar hormon stres pada bayi secara alami. Hal ini membuat bayi lebih tenang dan tidak mudah rewel.

3. Merilekskan Otot

Gerakan pijat membantu melemaskan otot-otot bayi yang tegang akibat aktivitas atau posisi tidur tertentu. Relaksasi otot ini penting untuk mendukung pertumbuhan tulang dan kelenturan tubuh bayi.

4. Pernapasan Lebih Lancar

Teknik pijat yang tepat dapat memperbaiki ritme pernapasan dan memperlancar aliran oksigen ke seluruh tubuh. Pernapasan yang baik juga berkontribusi pada kualitas tidur dan metabolisme yang lebih baik.

5. Mencerna Makanan dengan Lebih Baik

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore